Kalimantan Selatan terkenal dengan ragam wadai atau kue tradisionalnya. Selain amparan tatak, bingka, dan ipau, orang Banjar juga mengolah kue lam, salah satu wadai berlapis-lapis ala Banjar.
Kue lam sering disuguhkan sebagai kudapan pada berbagai acara, seperti acara keluarga, Idulfitri, maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Kue lam sendiri menurut beberapa sumber berasal dari wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Kue ini teksturnya padat, walaupun terdiri dari banyak lapiran.
Keistimewaan kue lam terletak pada proses pembuatannya. Setiap lapisan harus matang terlebih dahulu sebelum ditimpa lapisan berikutnya. Karena itu, membuat satu loyang kue lam membutuhkan waktu cukup lama, bisa mencapai dua hingga tiga jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kue lam di Banjar juga tidak dipanggang dengan oven, melainkan masih menggunakan tungku tanah liat secara tradisional. Tungku panas tersebut diletakkan di atas loyang supaya panas merata dari bagian atas. Ketika suhu mulai turun, tungku diganti dengan yang baru sampai seluruh lapisan matang sempurna.
Rasa Gurih dari Telur Bebek
Yang menjadi pembeda antara kue lam dengan lapis legit adalah penggunaan telur bebek pada kue lam yang jumlahnya banyak. Telur bebek digunakan karena akan menghasilkan tekstur yang lebih lembut sekaligus rasa yang lebih gurih dibandingkan telur ayam.
Karena itu, sampai sekarang masih banyak pembuat kue lam tradisional yang tetap menggunakan telur bebek meskipun harganya relatif lebih mahal. Di Banjar, kue lam jadi favorit saat bulan Ramadan tiba. Karena proses pembuatannya cukup lama, kue ini juga jadi andalan oleh-oleh khas Kalimantan Selatan.
Resep Kue Lam Kukus Khas Banjar
Bagi detikers yang penasaran dan ingin mencobanya di rumah, berikut resep kue lam kukus dengan bahan-bahan yang gampang dicari.
Bahan-bahan
- 15 butir telur bebek
- 400 gram gula pasir
- 1 sdm vanila pasta
- 250 ml air hangat
- 200 gram susu bubuk full cream
- 50 gram tepung terigu protein sedang
- 200 gram margarin yang dilelehkan
- 1 sdm cokelat bubuk
- 1 sdm air panas
Cara Membuat
- Panaskan kukusan
- Olesi loyang ukuran 18 x 18 cm dengan margarin, lalu beri baking paper
- Campurkan susu bubuk dengan air hangat, aduk hingga larut
- Kocok telur, gula pasir, dan vanila hingga gula larut sempurna
- Masukkan tepung terigu, aduk hingga rata
- Tuangkan campuran susu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan halus
- Tambahkan margarin cair, aduk rata
- Bagi adonan menjadi dua bagian
- Campurkan salah satu bagian adonan dengan larutan cokelat bubuk dan air panas
- Tuang sekitar 150 ml adonan putih ke dalam loyang, lalu kukus selama 15 menit
- Tambahkan lapisan adonan cokelat, kukus kembali selama 10 menit
- Lakukan secara bergantian hingga seluruh adonan habis
- Setelah lapisan terakhir dituangkan, kukus selama 30 menit dengan api kecil
- Angkat dan biarkan dingin pada suhu ruang sebelum dipotong dan disajikan
Harga kue lam bervariasi tergantung ukuran dan jumlah lapisannya. Ada yang menjualnya mulai dari ratusan ribu rupiah per loyang karena proses pembuatannya yang memakan waktu. Namun, detikers juga bisa membelinya per potong yang biasanya dibanderol mulai dari Rp5.000 hingga Rp12.000 rupiah tergantung penjual.
(des/des)
