Wisata susur Sungai Arut di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah kembali mencuri perhatian. Namun kali ini bukan panorama alam atau satwa liar yang menjadi sorotan.
Ada sebuah jamban terapung yang membuat YouTuber asal Meksiko, @Luisito Comunica, tak henti-hentinya berdecak kagum. Ia menjelajahi Sungai Arut pada Kamis (18/6/2026) pagi.
Di tengah perjalanan dengan perahu, perhatiannya tertuju pada sebuah bangunan sederhana yang selama ini dianggap biasa oleh warga setempat: jamban terapung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari atas perahu, Luisito tampak beberapa kali mengamati bangunan yang berada di tepian sungai tersebut. Rasa heran dan penasaran terlihat jelas dari ekspresinya. Baginya, fasilitas seperti itu merupakan pemandangan yang sangat jarang ditemukan di negara asalnya," kata seorang motoris perahu, Anton menceritakan kepada detikKalimantan, Kamis (18/6/2026) sore.
Tak ingin melewatkan momen, bersama timnya, Luisito meminta izin kepada warga untuk melihat langsung bagian dalam jamban terapung untuk membuat video. Setelah mendapat persetujuan, ia masuk sambil merekam setiap sudut bangunan untuk didokumentasikan kepada jutaan pengikutnya di media sosial.
"Saat itu Luisito menjelaskan fungsi jamban terapung yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat bantaran Sungai Arut. Ia juga menceritakan bagaimana warga memanfaatkan fasilitas tersebut dalam aktivitas sehari-hari," ujar Anton lagi.
Reaksi spontan sang YouTuber membuat pemandu wisata yang mendampinginya hanya tersenyum. Sebab, apa yang dianggap lumrah oleh masyarakat lokal ternyata menjadi pengalaman baru yang mengundang kekaguman wisatawan asing.
Momen tersebut kembali membuktikan bahwa daya tarik Sungai Arut tidak hanya terletak pada keindahan alam atau lalu lintas perahu tradisionalnya. Kehidupan masyarakat yang masih sangat dekat dengan budaya sungai juga menjadi magnet bagi para pelancong mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Rona Nirmala, mengatakan pengalaman yang dialami Luisito menunjukkan bahwa potensi wisata daerah tidak selalu berasal dari destinasi megah atau objek buatan. Kehidupan sehari-hari masyarakat juga memiliki nilai wisata yang tinggi karena menawarkan pengalaman autentik.
Menurutnya, ketertarikan wisatawan asing terhadap budaya masyarakat bantaran sungai menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Kotawaringin Barat ke tingkat internasional. "Kadang apa yang dianggap biasa oleh masyarakat lokal justru menjadi sesuatu yang menarik bagi wisatawan asing. Ini menunjukkan bahwa wisata susur Sungai Arut memiliki nilai dan daya tarik yang kuat untuk terus diperkenalkan ke dunia," ujar Rona, Kamis (18/6/2026).
Melalui konten yang dibagikan Luisito, keunikan kehidupan di sepanjang Sungai Arut kini berpeluang dikenal lebih luas. "Sebuah jamban terapung yang sehari-hari luput dari perhatian warga, mendadak menjadi simbol pengalaman unik yang tak terlupakan bagi wisatawan dari belahan dunia lain," pungkasnya.
Saat detikKalimantan melihat akun Youtube @Luisito Comunica, diketahui dirinya memiliki 45,8 juta subcriber. Video terakhir yang ia upload sudah 9 hari lalu. Untuk video momen liburan ke Pangkalan Bun belum di-upload.
(sun/des)
