7 Operator Situs Ilegal Terbesar HiAnime Ditangkap di Vietnam
Ketujuh terdakwa itu berjejaring secara internasional dan mengoperasikan lebih dari 100n situs dengan ribuan konten ilegal. Pendapatan mereka diduga mencapai 12,85 juta USD aTAU Rp 231 miliar.
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Alliance for Creativity and Entertainment (ACE), dilansir dari berbagai sumber yang tersebar.
"ACE memberikan apresiasi atas tindakan Kementerian Keamanan Publik Vietnam khususnya C03 dan A05 yang menangkap dan menuntut 7 operator yang diduga di balik HiAnime dan situs bajakan lainnya," tulisnya.
Baca juga: Situs Ilegal HiAnime Resmi Tutup Selamanya |
"Tindakan seperti ini menunjukkan tekad kami untuk menempuh segala cara guna mengganggu dan membongkar jaringan streaming ilegal, memperkuat perlindungan komunitas kreatif di seluruh dunia," tambah pernyataan tersebut.
Mereka ditangkap usai HiAnime ditutup secara mendadak pada Maret 2025 lalu di bulan Juni tutup selamanya. Ini bukan pertama kalinya, situs bajakan ditutup selamanya. Sebelumnya ada Marimanga, Manhwaclan, dan Kunmanga yang terkoordinasi dengan pemerintah Korea Selatan dan Vietnam.
Ketiga situs itu juga dipantau oleh Naver Webtoon sejak tahun 2023. Menurut survei resmi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI), HiAnime disebut sebagai kontributor utama kerugian sebesar 2,3 triliun yen atau sekitar Rp 257 triliun bagi industri anime dalam laporan tahun 2025.
Peningkatan 150% dibandingkan kerugian terkait pembajakan yang secara resmi tercatat pada tahun 2022.
Sebelumnya, situs ilegal serupa AnimeKai juga menghentikan operasinya sejak bulan Mei lalu. "Seperti yang Anda lihat, dengan banyak hal baru-baru ini, kami tidak dapat melanjutkan menjalankan proyek ini. Saatnya untuk mencadangkan daftar Anda dan menemukan rumah baru untuk perjalanan anime Anda," katanya.
Baca juga: Situs Bajakan AnimePlay Fix Tutup Permanen! |
(tia/ass)

