Deretan Band yang Kehilangan Semua Personel karena Kecelakaan

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Band nu-metal Van Der Dijs.
Foto: dok. Instagram @vanderdis
Jakarta - Dunia musik emang selalu penuh warna, tapi kadang, ada juga cerita-cerita yang bikin kita merinding sekaligus sedih banget. Mulai dari lagu-lagu hits yang nemenin hari-hari kita, sampai tragedi yang bikin band idola harus pamit selamanya dengan cara yang tragis.

Kali ini, BeritaKlik mau ngajak kamu throwback sejenak ke beberapa kisah paling memilukan di panggung musik dunia. Kisah tentang band-band yang perjalanannya harus terhenti total karena seluruh personelnya meninggal dunia dalam kecelakaan. Rest in peace, legends!

1. Viola Beach: Mimpi Indah yang Terputus di Swedia

Bicara soal tragedi band, nama Viola Beach pasti langsung terlintas di pikiran. Band indie pop asal Inggris yang lagi lucu-lucunya ini beranggotakan Kris Leonard, Jack Dakin, River Reeves, dan Tomas Lowe.

Pada 2016, mereka lagi semangat-semangatnya meniti karier internasional dan baru aja selesai manggung di festival musik di Swedia.

Tapi takdir berkata lain, saat perjalanan pulang menuju bandara, mobil yang mereka tumpangi bersama sang manajer terjun bebas dari jembatan gantung ke dalam kanal sedalam 25 meter.

Seluruh personel dan manajer mereka tumpas seketika. Padahal saat itu, album debut mereka bahkan belum sempat dirilis resmi. Sedih banget, ya?

2. Her's: Duo Indie Dreamy yang Pergi Bersama

Masih dari ranah indie, ada duo keren asal Liverpool bernama Her's yang digawangi oleh Stephen Fitzpatrick dan Audun Laading.

Musik mereka yang dreamy dan easy listening lagi dapet banyak sorotan positif dari skena musik dunia.

Pada 2019, saat mereka lagi menggelar tur besar-besaran di Amerika Serikat, mobil van yang mereka kendarai tabrakan adu banteng dengan mobil lain di jalan tol Arizona.

Kecelakaan hebat itu memicu kebakaran besar. Stephen, Audun, dan manajer tur mereka meninggal di lokasi kejadian.

3. Van Der Dijs: Tragedi Kelam Metal Venezuela

Nah, kalau kita geser ke skena musik cadas yang lebih ekstrem, ada satu cerita yang mungkin jarang terdengar tapi gak kalah memilukan.

Kita terbang ke Venezuela, negara yang punya komunitas under ground yang solid banget. Di sana, pernah ada band death metal / grindcore potensial bernama Van Der Dijs.

Buat para metal head, nama ini adalah simbol dedikasi.

Van Der Dijs dikenal dengan musiknya yang super agresif dan lirik-liriknya yang tajam. Sayangnya, nasib malang menimpa band ini saat mereka sedang latihan di sebuah studio.

Kondisi infrastruktur studio hancur lebur ketika gempa terjadi di Venezuela pada 24 Juni 2026. Seluruh personel Van Der Dijs tertimbun puing-puing bangunan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian ini langsung jadi awan hitam yang menyelimuti skena musik metal di Venezuela, menyisakan karya-karya rekaman mereka yang kini jadi warisan abadi yang legendaris.

Kehilangan seluruh personel dalam satu waktu jelas jadi pukulan telak buat industri musik. Tapi dari sini kita belajar, sekecil apa pun karya yang ditinggalkan, ia akan tetap hidup dan punya cara sendiri untuk dikenang.

Kalau kamu sendiri, mana nih lagu dari band-band di atas yang paling sering masuk ke playlist harianmu?




(pig/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO