Reboot Wonder Woman DCU Dimulai, Penulis Skrip Buka Suara Soal Pengganti Gal Gadot

Asep Syaifullah
|
detikPop
Wonder Woman 1984
Foto: (dok. Warner Bros)
Jakarta - Babak baru untuk karakter ikonik Wonder Woman di bawah kendali DC Studios yang dipimpin oleh James Gunn dan Peter Safran akhirnya mulai menunjukkan titik terang. Ana Nogueira, penulis naskah yang ditunjuk untuk menghidupkan kembali sang pahlawan Amazon, baru-baru ini memberikan pembaruan perdana mengenai proyek ambisius tersebut.

Langkah ini menandai awal baru bagi Diana Prince, setelah era Gal Gadot di bawah sutradara Patty Jenkins resmi berakhir seiring dengan dibubarkannya semesta lama DC Extended Universe (DCEU).

Saat melakukan wawancara eksklusif dengan Collider dalam rangka promosi film terbarunya, Supergirl: Woman of Tomorrow, Nogueira sempat ditanya mengenai perkembangan naskah Wonder Woman yang saat ini menjadi salah satu proyek paling rahasia di Hollywood.

Sambil bercanda mengenai ketatnya kerahasiaan di DC Studios, Nogueira mengungkapkan bagaimana ia mendekati karakter legendaris ini:

"Saya tidak bisa bicara banyak atau nanti saya akan ditembak jitu dari jendela," guraunya.

"Tapi yang bisa saya katakan adalah, cara saya mendekati proyek ini selalu sama dengan cara saya mendekati proyek lainnya: dari tempat yang terasa paling jujur secara emosional bagi saya. Saya mencoba memahami apa inti dari karakter tersebut, lalu saya mulai menulis dari sana."

Keterlibatan Nogueira dalam proyek ini sebenarnya bermula dari kesuksesannya menulis naskah untuk film Supergirl. James Gunn kabarnya sangat terkesan dengan hasil kerjanya, sehingga ia mengambil keputusan besar untuk mengubah prioritas proyek DCU.

Awalnya, Nogueira dijadwalkan untuk menggarap film Teen Titans. Namun, Gunn secara khusus memintanya untuk menunda proyek pahlawan remaja tersebut demi fokus penuh menyelesaikan naskah Wonder Woman.

Langkah ini menunjukkan bahwa DC Studios ingin memastikan fondasi cerita untuk salah satu karakter "Trinity" DC ini benar-benar matang sebelum melangkah ke proses produksi.

Pertanyaan terbesar yang ada di benak para penggemar saat ini adalah: Siapa yang akan menggantikan Gal Gadot?

Terkait hal ini, James Gunn telah memberikan klarifikasi tegas melalui akun media sosialnya. Gunn menyatakan bahwa rumor mengenai audisi atau pemilihan pemain yang beredar saat ini adalah tidak benar. Pihak studio memiliki kebijakan ketat untuk tidak mencari aktor sebelum naskah film selesai ditulis.

"Kami tidak akan mencari pemeran untuk karakter apa pun sampai naskahnya selesai," tegas James Gunn.

Gunn juga sempat mematahkan spekulasi penggemar mengenai kriteria fisik sang karakter, dengan menyatakan bahwa tinggi badan yang ekstrem (seperti tinggi Amazon di komik) tidak akan menjadi syarat utama dalam memilih aktris baru nanti.

Meskipun plot cerita masih ditutup rapat, beberapa laporan internal menyebutkan bahwa film reboot ini akan membawa tone atau atmosfer yang sangat berbeda dari versi sebelumnya.

Jika versi Gal Gadot cenderung lebih serius dan sinematik khas Zack Snyder, versi baru di DCU ini kabarnya akan menampilkan sosok Wonder Woman yang lebih ceria, cerah, penuh kasih sayang, dan fokus pada misinya sebagai duta kedamaian di dunia modern.

Di sisi lain, nama aktris Adria Arjona (Andor, Hit Man) sempat santer dirumorkan oleh para penggemar sebagai kandidat kuat. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa jika Arjona bergabung dengan DCU, ia kemungkinan besar akan memerankan karakter lain bernama Maxima terlebih dahulu, sebelum semesta ini memperkenalkan Wonder Woman versi baru secara utuh.

Dengan naskah yang kini sedang digodok secara intensif oleh Ana Nogueira, para penggemar tampaknya harus sedikit bersabar sebelum bisa melihat siapa aktris beruntung yang akan mengenakan tiara dan memegang Lasso of Truth di era baru DCU.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO