Gokil! Bos Properti Asal RI Beli Lahan Elite di Sydney Rp 1,5 T

Gokil! Bos Properti Asal RI Beli Lahan Elite di Sydney Rp 1,5 T

ilham fikriansyah - detikProperti
Rabu, 04 Mar 2026 15:45 WIB
Gokil! Bos Properti Asal RI Beli Lahan Elite di Sydney Rp 1,5 T
Pengusaha properti Australia asal Indonesia, Iwan Sunito. Foto: Dok. Crown Group
Jakarta -

Pengusaha properti Australia asal RI, Iwan Sunito, telah mengakuisisi lahan di kawasan elite Sydney, Australia. Tak tanggung-tanggung, nilai akuisisi tersebut mencapai angka triliunan rupiah.

Melalui perusahaan miliknya One Global Capital, Iwan telah membeli lahan di kawasan Five Dock, Sydney, dengan nilai tanah mencapai Rp 1,5 triliun. Akuisisi tersebut telah selesai dilakukan secara 100 persen.

Proses pembelian lahan itu sekaligus menandai peluncuran proyek skala kota senilai AU$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 19 triliun (kurs Rp 11.834) yang akan mencakup perumahan, pusat perbelanjaan, dan hotel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas lahan seluas 1,4 hektare itu, Iwan juga akan membangun kawasan pusat bisnis atau CBD Sydney yang dikembangkan dengan konsep 'city-within-a-city' yang dirancang untuk menetapkan standar baru bagi hunian perkotaan terpadu di Australia.

Selain itu, akan dibangun juga lapangan golf dengan pemandangan luas ke arah Kings Bay. Dengan begitu, pengunjung bisa bermain golf sambil menikmati panorama pantai dan laut yang indah.

ADVERTISEMENT

Dengan kepemilikan dan kendali penuh yang telah dicapai, Iwan menyebut Five Dock akan menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed use project di Sydney.

"Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital. Kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini secara maksimal," kata Iwan dikutip dari keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).

Sebagai informasi, Five Dock merupakan salah satu kawasan paling prestisius di Inner West Sydney. Nilai rata-rata rumah di sana berkisar Rp 45-60 miliar, sedangkan properti di tepi pantai harganya bisa mencapai Rp 120 miliar.

Keunggulan Five Dock juga ditopang oleh jaringan transportasi strategis, di antaranya Five Dock Metro Station yang jaraknya sekitar 1,1 km dari lokasi proyek dan Burwood Metro Station, sekitar 800 meter dari lokasi yang memberi akses cepat menuju Sydney CBD.

"Jadi para penghuni di sini dapat menikmati fasilitas bus stop at the door stop," ucap Iwan.

Di sisi lain, pasar residensial di Five Dock juga menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh penerapan Transit Oriented Development (TOD) serta tingginya permintaan dari kalangan investor, mulai dari pebisnis lokal hingga investor high net worth asal RI.

Proyek di Five Dock Sydney juga menandai kolaborasi antara Iwan Sunito dengan arsitek ternama dunia, Koichi Takada. Iwan juga merangkul PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia untuk menggarap konsep master plan.

Iwan mengklaim proyek di Five Dock akan tiga kali lebih besar dibandingkan Infinity di Green Square, serta menjadi pengembangan terbesar yang pernah dilakukan dalam 25 tahun kariernya.

"Kami tidak sekadar membangun gedung, kami sedang menciptakan sebuah kota di dalam kota," tuturnya.

Rencananya akan dibangun 750 apartemen premium yang tersebar di lima menara, hotel berbintang dengan 250 kamar, ruangan conference center seluas 3.000 m2, dan pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 m2.

Proyek di Five Dock juga dilengkapi fasilitas kesehatan dan kebugaran, ruang terbuka hijau yang luas, fasilitas untuk berbagai komunitas, dan ekosistem build to rent yang terintegrasi.

"Bagi kami, ini merupakan tonggak strategis bagi arsitek dan konsultan Indonesia. Partisipasi firma arsitektur nasional dalam proyek berskala besar di negara maju seperti Australia menegaskan kapabilitas, kredibilitas, serta daya saing firma lokal di kancah internasional," ujar Managing Director PTI Architect, Doddy Tjahjadi.

Pengajuan persetujuan perencanaan Five Dock akan dilakukan Juni 2026, diikuti dengan keterlibatan investor melalui Expressions of Interest (EOI) pada Kuartal II 2026. Peluncuran pemasaran apartemen dijadwalkan pada Kuartal III 2027, sedangkan proses konstruksi diperkirakan dimulai pada Kuartal II 2028.




(ilf/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads