Sewa Penginapan Rp 4.000 Sehari, Bisa Numpang Hidup Selamanya

Sewa Penginapan Rp 4.000 Sehari, Bisa Numpang Hidup Selamanya

Arina Zulfa Ul Haq - detikProperti
Selasa, 21 Apr 2026 06:15 WIB
Suasana penginapan di Pondok Boro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (16/10/2015).
Penampakan Pondok Boro, di Semarang. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Jakarta -

Ada yang menarik di Semarang. Sebuah penginapan menawarkan harga sewa yang tak lazim, hanya Rp 4.000 semalam.

Pondok Boro merupakan penginapan yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Penginapan ini terkenal di antara perantau di Semarang karena harganya yang murah, yakni Rp 4.000 per hari.

Penginapan ini berada di bangunan tua yang usianya hampir 1 abad. Kondisi bangunan dan dalamnya jauh dari kata mewah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir detikJateng yang berkunjung Oktober 2025, bentuk muka bangunan ini berdinding bata merah dan bagian atasnya telah ditutup dengan acian. Pintu dan jendelanya dari kayu. Tidak ada kaca atau plastik yang menutupi jendela berongga itu. Jendela ini merupakan area kios kecil. Bagian tengah pintu hanya dipasang kawat-kawat kecil sehingga tidak transparan.

Lalu, bagian depan fasad bangunan ini bukan taman atau teras, melainkan tumpukan kayu, kaca, terpal, hingga sebuah sepeda ontel bersandar di dinding.

ADVERTISEMENT

Bentuk Kasurnya Papan Los Panjang

Suasana penginapan di Pondok Boro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (16/10/2015).Suasana penginapan di Pondok Boro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (16/10/2015). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Tidak ada interior mewah di dalam penginapan Pondok Boro, kasur disusun di kanan dan kiri, sementara akses jalan di tengahnya. Bentuk kasurnya pun hanya papan los panjang tanpa sekat. Tidak ada alas empuk layaknya kasur pada umumnya.

Barang pribadi milik penyewa disimpan di pojokan kasur, ada yang dimasukkan ke dalam kardus dan rak-rak sederhana. Pemandangan ketika tidur adalah kain-kain putih yang digantung di plafon.

Lalu, sudah ada kipas angin di beberapa sudut ruangan. Toilet juga tersedia meskipun untuk umum. Air yang tersedia berasal dari sumur dan harus menimba air sebelum digunakan.

"WC komplit cuma ala kadarnya, pakainya sumur, timbanya hampir 16 kan buat mandi bareng-bareng. Kalau mau ke WC ya berjejer-jejer sudah terbiasa yang penting bisa untuk tidur nyaman," ujarnya seperti dikutip BeritaKlik pada Senin (20/4/2026).

Hanya dapur dan tempat memasak yang tidak tersedia di penginapan ini. Namun, di dekat penginapan banyak warung makan sehingga penyewa tetap mudah untuk membeli makan.

Dulunya Bisa Menginap Gratis

Pengelola penginapan Pondok Boro, Taryono (35), mengatakan sebelum tarif penginapannya Rp 4.000 per hari, dulu sempat gratis. Tarif dibebankan karena sekarang ada listrik, air, biaya kebersihan yang harus dikeluarkan setiap harinya.

"Kita sifatnya sosial. Dulu malah gratis waktu zaman dulu. Tapi karena sekarang sudah ada listrik, PBB, dan perawatan, akhirnya ya ditarik Rp 4.000," kata Taryono kepada detikJateng di Pondok Boro pada Kamis (16/10/2025).

Tidak Ada Batas Waktu Menginap

Taryono mengatakan tidak membatasi masa tinggal para penyewa. Mereka dibebaskan untuk tinggal di sana. Setiap penyewa juga akan mendapatkan kartu yang menandakan berapa lama mereka tinggal.

"Kalau sudah terdaftar di sini sudah dikasih kartu kehadiran. Datangnya sesuai kepentingan, misalkan di sini 2 hari, ada kepentingan di rumah pulang, nggak apa-apa, nggak ada batasan. Paling lama 3 bulan ada," ungkapnya.

Meskipun Tarifnya Murah, Penyewa Harus Bawa KTP

Suasana penginapan di Pondok Boro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (16/10/2015).Suasana penginapan di Pondok Boro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (16/10/2015). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Taryono menyatakan setiap penyewa harus memiliki KTP dan penjamin. Selain itu, diutamakan adalah laki-laki.

"Maksudnya (penjamin) itu yang bertanggung jawab seluk-beluknya dia gimana. Misalkan nanti buat ke depannya administrasinya gimana. Kalau telat bayar kita menghubungi yang nanggung," jelas Taryono.




(aqi/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads