Trump Terancam Gigit Jari, Partainya Sendiri Mau Tolak Proyek Rp 17 T Gedung Putih

Trump Terancam Gigit Jari, Partainya Sendiri Mau Tolak Proyek Rp 17 T Gedung Putih

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Kamis, 21 Mei 2026 15:32 WIB
Render desain ballroom Gedung Putih yang digarap Presiden AS, Donald Trump
Desain Ballroom Gedung Putih Foto: Dok. Truth Social/@realDonaldTrump
Jakarta -

Partai Republik sedang mempertimbangkan untuk menolak proposal total pendanaan buat keamanan Gedung Putih dan ballroom Presiden Amerika Serikat Donald Trump senilai US$ 1 miliar atau Rp 17,65 triliun (kurs Rp 17.655). Pertimbangan itu usai proposal tidak mendapat dukungan yang cukup dari anggota senat.

Dilansir dari AP, Partai Republik sudah mencoba menambahkan dana tersebut setelah mendapat tekanan dari Gedung Putih. Dana itu mau dimasukkan dalam rancangan undang-undang senilai sekitar US$ 70 miliar atau Rp 1.236 triliun untuk mengembalikan pendanaan kepada Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) dan Patroli Perbatasan.

Namun, Senator John Kennedy mengatakan RUU itu kembali ke rancangan semula tanpa dana keamanan. Alasannya, tak ada cukup suara atau persetujuan untuk penambahan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para anggota mempermasalahkan keterjangkauan dasar. Beberapa anggota parlemen Partai Republik juga semakin frustrasi dengan Trump.

Sementara itu, Senator Thom Tillis mengatakan usaha menambahkan biaya keamanan ke undang-undang itu merupakan ide buruk. Tak ada cukup dukungan untuk meloloskan pengajuan itu meski nominalnya dikurangi sekali pun.

ADVERTISEMENT

Teks rancangan undang-undang tersebut belum dirilis. Akan tetapi, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengakui ada masalah pemungutan suara yang masih berlangsung. Sebab, para pemimpin berupaya mengukur dukungan dari Partai Republik serta masalah parlementer yang masih berlangsung saat mereka mencoba mencari tahu apa yang akan diizinkan dalam rancangan undang-undang.

Sebelumnya diberitakan, biaya renovasi Sayap Timur Gedung Putih, termasuk untuk pembangunan ballroom, diusulkan menjadi Rp 17,6 triliun. Usulan tersebut membengkak dari yang semula cuma US$ 400 juta atau Rp 7 miliar.

Dikutip dari ABC News, dana Rp 17,6 triliun itu akan dipakai untuk berbagai hal, salah satunya untuk meningkatkan sistem keamanan. Usulan tersebut disampaikan oleh US Secret Service Director, Sean Curran, kepada anggota Senat dari Partai Republik pada Selasa (15/5).

Pihak Gedung Putih bersikeras pengetatan keamanan diperlukan. Mengingat sempat terjadi insiden percobaan pembunuhan Presiden AS Donald Trump dalam acara makan malam White House Correspondents' Association beberapa waktu lalu. Meski demikian, senator dari Partai Republik masih skeptis terkait penggunaan dana US$ 1 miliar itu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads