Beberapa waktu lalu sebuah organisasi asal Jepang bernama ANNYA sempat viral lantaran membuat sayembara pencarian rumah angker di Indonesia. Daya tarik utamanya adalah organisasi itu menawarkan imbalan sebesar Rp 50 juta bagi pemenangnya.
Rumah itu hendak dijadikan tempat untuk acara uji nyali. Setelah mendapat rekomendasi rumah, ANNYA membuka lowongan kerja paruh waktu untuk uji coba rumah hantu dengan gaji mencapai Rp 8 juta.
Namun, ada netizen di X yang menuding bahwa ANNYA adalah penipu. Organisasi itu disebut berbohong, membuat cerita horor palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akun X @enna_mite memperingatkan netizen lain untuk tidak mudah percaya dengan penawaran organisasi tersebut. Hal itu disampaikan usai ANNYA membuka lowongan kerja paruh waktu untuk uji coba menginap di rumah angker di Indonesia.
"Kepada seluruh Indonesia, mohon jangan percaya bahwa tawaran pekerjaan bergaji tinggi yang diiklankan oleh organisasi bernama An'ya itu benar-benar ada," tulis akun X @enna_mite seperti yang dikutip detikProperti, Jumat (5/6/2026).
Ia menyebut ANNYA adalah organisasi di Jepang yang sedang meredup setelah berbagai kebohongan terungkap. Menurutnya, organisasi tersebut sedang mengukur 'reaksi lokal' di Indonesia untuk memperluas bisnis.
Sebelumnya, postingan ANNYA awalnya viral di X karena membuat sayembara pencarian rumah angker di Indonesia. Pemilik akun itu menyiapkan hadiah Rp 50 juta bagi yang terpilih.
"Kami adalah organisasi dari Jepang yang mengadakan event stay SEMALAMAN di rumah angker (Real, bukan settingan). Saat ini kami berencana mengadakan event serupa di Indonesia. Kami sedang mencari properti atau rumah yang benar-benar angker dan banyak penampakan hantunya untuk kami beli," tulis akun tersebut seperti yang dikutip BeritaKlik pada Sabtu (9/5/2026).
Kriteria rumah tersebut antara lain harus benar-benar berhantu dan banyak kabar mistis pernah terjadi di dalamnya. Lalu, pernah terjadi suatu kejadian mengenaskan di dalamnya, seperti sengketa atau pembunuhan.
Setelah beberapa hari berlalu, akun tersebut mengunggah postingan baru dengan mencantumkan 3 foto kandidat rumah angker. Namun, ternyata salah satu rumah tersebut adalah rumah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo. Hal ini terlihat dari nama Jalan Kutai Utara dan kanopi jalan penuh dengan tanaman rambat yang tampak pada foto dari Google Maps.
Beberapa jam kemudian, akun tersebut menghapus rumah Jokowi dari kandidat rumah angker karena dianggap merupakan informasi iseng.
Setelah dihubungi detikProperti, pendiri ANNYA, Kenbo Kiriki mengatakan sudah ada beberapa opsi rumah yang hendak dibeli atau disewakan di Indonesia. Akan tetapi, timnya akan memastikan dulu kebenaran rumah angker.
"Kami sudah menemukan beberapa. Dalam waktu dekat, staf kami akan pergi ke Indonesia untuk melakukan survei dan investigasi langsung," kata Kiriki kepada detikProperti belum lama ini.
Ia menjelaskan rumah angker tersebut akan menjadi tempat uji nyali. ANNYA menantang para peserta untuk menetap selama 10 jam di tempat yang diklaim berhantu.
"Kami menyelenggarakan acara di mana peserta menginap di properti yang benar-benar berhantu (memiliki sejarah kelam) mulai dari pukul 21.00 malam hingga 07.00 pagi," katanya.
Beberapa hari kemudian, ANNYA mengunggah postingan baru tentang lowongan kerja dengan gaji mencapai Rp 8 juta-an. Pekerjaannya adalah menginap dua hari di rumah angker di kawasan Bekasi.
"[DIBUTUHKAN SEGERA] LOWONGAN KERJA PARUH WAKTU. GAJI Rp 4.200.000/hari (Total Rp 8.400.000 untuk 2 hari)," tulis akun X @ANNYAOBAKE, dikutip Jumat (5/6/2026).
Dalam unggahan lain, ANNYA menyatakan sudah menerima banyak rekomendasi properti berbahaya yang potensial di Indonesia. Untuk membuktikan kebenaran rumah angker, mereka membuka lowongan kerja untuk mencoba menginap di properti yang diklaim berhantu.
"Menetap sendirian selama 2 hari di properti yang akan kami tentukan di Bekasi," katanya.
(dhw/das)









































