Warga Ini Dapat Karpet Merah buat Huni Rumah Relokasi Bantaran Rel di Senen

Warga Ini Dapat Karpet Merah buat Huni Rumah Relokasi Bantaran Rel di Senen

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 10 Jun 2026 17:16 WIB
Hunian Senen
Hunian Senen Foto: Dok. Kementerian PKP
Jakarta -

Rumah berupa hunian sementara sudah selesai di bangun di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Hunian tersebut akan ditempati oleh warga yang tinggal di bantaran rel kawasan Senen yang sempat didatangi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pendataan calon penghuni sudah dilakukan. Warga yang diprioritaskan untuk tinggal di hunian tersebut merupakan warga bantaran rel, khususnya di kawasan Pasar Gaplok yang sebelumnya telah dikunjungi Prabowo.

"Data penghuni sudah kami siapkan. Prioritas pertama adalah warga bantaran rel di Pasar Gaplok. Selanjutnya relokasi akan dilakukan secara bertahap untuk kawasan bantaran rel lainnya. Ini penting karena keberadaan permukiman di bantaran rel sangat berisiko bagi keselamatan," kata Bobby dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hunian di Senen itu akan ditempati oleh warga mulai pekan depan. Proses pemindahan dilakukan setelah memastikan seluruh aspek teknis dan pengelolaan kawasan siap.

Dengan hunian tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang semula tinggal di kawasan berbahaya dan tidak layak bisa pindah ke tempat yang lebih aman, nyaman, serta didukung fasilitas yang memadai. Kemudian, penataan kawasan bantaran rel akan dilanjutkan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

ADVERTISEMENT

Di samping itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan penghuni Hunian Senen bisa tinggal di sana secara gratis selama enam bulan. Warga tidak perlu membayar biaya sewa, listrik, dan air.

"Untuk tahap awal tidak akan dipungut biaya. Listrik dan air juga akan digratiskan terlebih dahulu. Nanti setelah enam bulan akan dilakukan evaluasi terkait pengelolaannya," ujar Dony.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan dirinya akan segera menyampaikan terkait kesiapan Hunian Senen kepada Prabowo.

"Besok (10/6) akan kami laporkan kepada Presiden bahwa hunian ini sudah siap. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa penghuni yang menempati hunian ini benar-benar sesuai dengan tujuan awal, yaitu warga yang direlokasi dari bantaran rel kereta api di kawasan Senen," kata Ara dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

Sebagai informasi, Hunian Senen berdiri di atas lahan seluas 1,61 hektare. Lahan itu berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Angkasa Pura Indonesia.

Kawasan itu dibangun 324 unit hunian. Lalu, terdapat fasilitas penunjang seperti toilet, mushola, dapur umum, ruang komunal, taman bermain anak, dan area parkir.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo sempat blusukan ke daerah pinggiran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (26/3) sore. Setelah kunjungan itu, ia menyatakan ingin membangun hunian layak untuk warga di sana.

Dikutip dari Instagram Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, Prabowo blusukan dengan pakaian berwarna biru dongker dan topi cokelat ditemani Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Tak banyak Paspampres terlihat menemani di sana.

"Pak Presiden ingin membangunkan rumah layak untuk warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta, 3 km dari pusat Kota Jakarta," tulis unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Jumat (27/3/2026).

Usai blusukan, Prabowo mengumpulkan stakeholder terkait. Dalam postingan lain Sekretariat Kabinet, tampak Prabowo bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Direktur Utama Perumnas, dan lainnya.

"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (hadir Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia), serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian dan MCK bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api," tulisnya.

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads