Apartemen masih menjadi salah satu instrumen investasi properti yang banyak dipilih masyarakat perkotaan. Namun, memiliki unit apartemen tidak selalu menjamin pemilik bisa langsung menikmati pendapatan pasif dari hasil sewa.
Di tengah persaingan pasar sewa yang semakin ketat, banyak pemilik apartemen menghadapi masalah unit yang kosong dalam waktu lama. Akibatnya, potensi pemasukan hilang sementara biaya operasional seperti iuran pengelolaan lingkungan (IPL) tetap harus dibayar setiap bulan.
Head of Sales and Operations Jendela360, Aldina Fatwa Hakiki, mengatakan tantangan terbesar investasi apartemen saat ini bukan sekadar memiliki aset, melainkan menjaga agar aset tersebut tetap produktif dan menghasilkan pendapatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak pemilik apartemen awalnya memilih mengelola unitnya sendiri. Namun untuk menghasilkan pendapatan sewa yang optimal membutuhkan strategi yang tepat, mulai dari menentukan harga pasar, marketing, hingga handling calon penyewa. Jika strategi kurang tepat, unit bisa kosong berbulan-bulan, biaya IPL tetap berjalan, dan potensi pendapatan sewa ikut hilang," ujar Aldina dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menetapkan harga sewa yang tidak sesuai kondisi pasar. Pemilik kerap mematok harga terlalu tinggi dengan harapan memperoleh keuntungan lebih besar, tetapi justru membuat unit sulit mendapatkan penyewa.
Selain harga, kondisi unit juga menjadi faktor penting. Apartemen yang kurang terawat atau belum siap huni umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan penyewa dibandingkan unit yang kondisinya baik dan siap ditempati.
Aldina menjelaskan pemilik juga perlu memperhatikan proses seleksi penyewa atau tenant screening. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan unit sekaligus menjaga kondisi apartemen tetap baik selama masa sewa.
"Dalam investasi apartemen, kebutuhan utama pemilik bukan hanya mencari tenant, tetapi memastikan aset tetap produktif dalam jangka panjang," katanya.
Di sisi pemasaran, pemilik juga perlu memperluas jangkauan promosi agar unit lebih mudah ditemukan calon penyewa. Saat ini, pemasaran tidak lagi hanya mengandalkan agen konvensional, tetapi juga berbagai platform digital dan jaringan korporasi.
Fenomena unit kosong dalam waktu lama membuat layanan pengelolaan properti atau property management mulai banyak dilirik pemilik apartemen. Model pengelolaan ini tidak hanya membantu proses pemasaran, tetapi juga mencakup administrasi sewa, monitoring kondisi unit, hingga koordinasi perawatan apartemen.
Jendela360 yang bergerak di bidang property management menyebut hingga saat ini telah mengelola lebih dari 6.000 unit apartemen yang tersebar di lebih dari 300 apartemen di Indonesia. Menurut perusahaan tersebut, kebutuhan pengelolaan profesional diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah investor apartemen yang ingin memperoleh pendapatan sewa secara optimal.
Bagi pemilik apartemen, strategi harga yang tepat, kondisi unit yang terjaga, pemasaran yang luas, dan pemilihan penyewa yang sesuai menjadi faktor penting agar investasi tidak hanya dimiliki, tetapi juga mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.
(das/das)









































