Warga perumahan elite di Encino, Los Angeles sedang resah gegara cairan misterius. Cairan ini membuat jalanan, mobil, hingga bangunan menjadi berwarna oranye.
Dikutip dari New York Post, aliran air tanah berwarna oranye mengalir di jalan Ballina Canyon selama bertahun-tahun. Cairan itu tak hanya menodai benda yang dilaluinya tetapi juga bikin jalanan licin. Warga pun khawatir seseorang bisa celaka akibat tergelincir.
"Ada air tanah yang merembes ke permukaan dan mengubah warna jalanan menjadi oranye yang mengerikan," kata presiden Dewan Lingkungan Encino, Roy Nwaisse, dikutip Rabu (24/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah-rumah mereka berubah menjadi oranye. Mobil-mobil mereka juga berubah menjadi oranye. Dan ini juga merupakan bahaya keselamatan karena sangat licin dan telah menyebabkan cukup banyak kecelakaan," sambungnya.
Salah satu warga, Andrea Pearlman, mengatakan masalah cairan oranye itu sudah mengganggu selama lima tahun. Ia pun membantu membentuk komite untuk mendorong solusi pada isu tersebut.
Cairan Misterius Bikin Perumahan Elite di Los Angeles Jadi Oranye Foto: Matt Elias via New York Post |
"Kami diberi tahu bahwa itu adalah magnesium dalam air," kata Pearlman.
"Dan terkadang bahkan ada busa yang terbentuk. Ada beberapa pengendara sepeda motor atau pesepeda yang terjatuh, dan yang terbaru ada seorang wanita yang terjatuh ke belakang dan kepalanya terbentur. Jadi... kami ingin ini ditangani sebelum ada yang terluka parah," lanjutnya.
Para ahli mengatakan cairan oranye itu tidak berbahaya, warga khawatir air ini dapat menurunkan nilai properti. Apalagi kalau terdampak pada salah satu lingkungan termahal di Encino. Rumah-rumah di perumahan ini rata-rata punya nilai sekitar US$ 3 juta atau Rp 53,8 miliar (kurs Rp 17.943).
Warga sudah mengeluhkan masalah air itu selama bertahun-tahun. Mereka juga sering bertemu dengan aparat pemerintah. Namun, perbaikan dinilai terlalu lambat.
Biro Teknik Kota memperkirakan perbaikan permanen dapat menelan biaya antara US$ 5 juta hingga US$ 15 juta (Rp 89 miliar-269 miliar). Akan tetapi, warga diberitahu bahwa tidak ada dana yang tersedia.
"Dan, tentu saja, kami diberitahu bahwa tidak ada uang untuk itu," ucap Pearlman.
David Cefali, warga lain yang merupakan ahli biologi dan insinyur struktur mengatakan sumber masalah dari air tanah. Cairan misterius itu muncul secara alami di daerah yang kekurangan infrastruktur drainase air hujan.
"Itu adalah hasil dari seberapa banyak zat besi yang larut dalam air tanah. Dan kemudian proses organik itu... proses aerobik di mana zat besi tersebut mengendap. Dan saat itulah Anda melihat warna merah. Dan kemudian Anda melihat salah satu produk sampingannya, yaitu busa," jelasnya.
Menurut Cefali, solusi jangka panjang masalah ini adalah memasang saluran pembuangan air hujan yang lebih tinggi di jalan Ballina Canyon. Lalu, mengalihkan sistem drainase yang ada ke dalamnya.
(dhw/abr)












































