Istana Buckingham Direnovasi Rp 8,7 T, Raja Charles Malah Ogah Tinggal di Sana

Istana Buckingham Direnovasi Rp 8,7 T, Raja Charles Malah Ogah Tinggal di Sana

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Sabtu, 27 Jun 2026 07:12 WIB
Charles III bersama Camilla menghadiri upacara Pembukaan Parlemen Negara di Istana Westminster, Rabu (13/5/2026). Prosesi kenegaraan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi salah satu tradisi penting dalam sistem pemerintahan Inggris. REUTERS
Foto: REUTERS
Jakarta -

Raja Charles III dan Ratu Camilla tak akan tinggal di Istana Buckingham. Padahal, kerajaan sedang merenovasi istana untuk memastikan raja dan ratu Inggris bisa tinggal dengan nyaman di sana.

Dilansir dari The Sun, Charles dan Camilla tadinya berencana tinggal di Istana Buckingham usai renovasi selesai pada Maret 2027. Namun, mereka memutuskan untuk bertahan di Clarence House sebagai tempat tinggal utama.

Pasalnya, istana itu akan dibuat lebih terbuka untuk publik. Sekitar 700.000 pengunjung bakal datang setiap tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjaga dompet pribadi, James Chalmers membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan Clarence House menjadi kediaman utama Charles dan Camilla di London.

ADVERTISEMENT
London, UK - 26th April 2018: The front of Buckingham Palace in the morning at sunrise with nobody aroundLondon, UK - 26th April 2018: The front of Buckingham Palace in the morning at sunrise with nobody around Foto: Getty Images/Circle Creative Studio

"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa setelah pertimbangan yang matang, dan untuk meningkatkan peluang akses publik secara signifikan, Raja dan Ratu telah memutuskan untuk tidak menjadikan Istana Buckingham sebagai kediaman pribadi dan sebagai gantinya akan terus menggunakan Clarence House sebagai kediaman mereka di London," kata Chalmers dikutip dari The Sun, Jumat (26/6/2026).

Meski begitu, Charles dan Camilla tetap mendapatkan akses ke ruangan pribadi di Istana Buckingham. Keduanya dapat beristirahat di ruangan tersebut saat menjalankan tugas resmi sepanjang hari. Ruangan itu juga bisa menjadi tempat tinggal jika suatu ketika diperlukan.

Di sisi lain, istana sedang diperbaiki. Proyek perbaikan tersebut untuk memastikan Istana Buckingham tetap layak sebagai kediaman utama raja dan ratu Inggris.

Proyek ini senilai 369 juta poundsterling atau Rp 8,7 triliun (kurs Rp 23.623). Apartemen pribadi raja dan ratu yang sempat digunakan oleh Elizabeth II ikut diperbaiki. Boiler, kabel listrik, dan pipa diganti untuk mengurangi risiko kebakaran dan banjir.

Untuk diketahui, Istana Buckingham sudah menjadi kediaman resmi kerajaan sejak 1837. Sekarang istana itu akan digunakan untuk mengadakan acara, pesta, serta pertemuan dengan duta besar baru.

"Istana akan terus menjadi jantung monarki dalam segala hal yang tradisional, hanya saja bukan sebagai tempat peristirahatan utamanya," kata seorang juru bicara istana.

Raja Charles tetap menyayangi dan memiliki rasa hormat yang mendalam untuk Istana Buckingham. Bangunan ini tetap menjadi tempat menjadi pusat seremonial dan operasional kehidupan kerajaan.

"Bangunan ini akan tetap berfungsi sebagai rumah kerja, tetapi kami berupaya memperluas akses publik untuk memaksimalkan manfaat nasional dari bangunan yang didanai publik," ucap Chalmers.

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads