Paris Dipanggang Panas Ekstrem, Rumah Loteng Auto Jadi Oven gegara Pakai Seng

Paris Dipanggang Panas Ekstrem, Rumah Loteng Auto Jadi Oven gegara Pakai Seng

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Senin, 29 Jun 2026 12:59 WIB
People cool off in the Trocadero fountain in front of the Eiffel Tower as temperatures rise in Paris during a heatwave affecting a large part of France, June 23, 2026. REUTERS/Abdul Saboor
Foto: REUTERS/Abdul Saboor
Jakarta -

Prancis tengah menghadapi gelombang panas ekstrem paling parah sepanjang sejarah modern. Kondisi ini jadi peringatan serius bagi penghuni rumah loteng. Cuaca panas di sana mencapai lebih dari 40 derajat celcius.

Dilansir dari France24, sebuah studi yang membahas seputar gelombang panas dahsyat yang terjadi pada 2003 menyebutkan tinggal di kamar loteng di Paris berpotensi 4 kali lipat menyebabkan kematian di tengah cuaca panas. Pada 2003, jumlah kematian mencapai 15.000 korban jiwa dan ada yang disebabkan karena hal tersebut.

Penyebab utama tinggal di loteng menjadi berisiko karena tiga hal. Pertama, lokasinya yang bersinggungan langsung dengan atap bangunan. Kedua, material atap yang digunakan mayoritas bangunan di Prancis adalah seng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampakan bangunan Paris dari atas.Penampakan bangunan Paris dari atas. Foto: Google Maps

Benar, di negara semaju Prancis, bangunannya masih banyak yang menggunakan seng. Jika detikers melihat dari gambar citra satelit, kebanyakan bangunan di Paris itu beratap abu-abu yang sebenarnya seng.

ADVERTISEMENT

Bahkan di sana banyak seniman produsen seng dan keahlian ini telah diakui sebagai warisan budaya yang berharga bagi umat manusia oleh badan kebudayaan PBB, UNESCO.

Alasan Paris masih setia menggunakan seng adalah materialnya tahan terhadap cuaca, mudah dibentuk, dan dapat didaur ulang. Di sisi lain, kekurangan terbesarnya adalah material ini menyerap dan menghantarkan panas.

"Orang-orang menganggap atap-atap bangunan di Paris itu menawan. Kamar loteng terasa spesial. Tetapi pada kenyataannya, ketika Anda melihat siapa yang tinggal di apartemen-apartemen ini, seringkali mereka adalah mahasiswa yang membayar sejumlah besar uang untuk sebuah kamar kecil," kata Maider Olivier, dari kelompok kampanye Yayasan Perumahan untuk Kaum Kurang Mampu, seperti dikutip pada Senin (29/6/2026).

Penyebab ketiga tinggal di rumah loteng berbahaya selama panas ekstrem adalah minimnya ventilasi silang sehingga saat malam kemungkinan besar ruangan terasa panas bak di oven.

Pemasangan AC di negara ini masih minim karena kebanyakan adalah gedung lama sehingga sulit untuk memasang pendingin ruangan dan khawatir merusak bagian bangunan.




(aqi/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads