Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai proyek 11 rusun baru dengan 2 rusun diprioritaskan dibangun lebih dulu, yakni Rusun Marunda cluster C dan Rusun Rorotan IX. Rencananya akan ada 772 unit terbangun lewat dua rusun ini.
Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Kelik Indriyanto, Rusun Marunda cluster C akan menyediakan 288 unit dari 20 lantai di 1 tower dan Rusun Rorotan IX menyumbang 484 unit terdiri dari 16 lantai di 2 tower.
Setelah itu akan ada unit baru lainnya di Rusun Muara Angke, Komarudin, Cakung Km 2, Tongkol Tahap 3, Marunda A, Marunda B, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, hingga Daan Mogot Km 18.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Kelik sempat mengatakan rusun ini bisa dihuni untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau masyarakat biasa. Harapannya semakin banyak masyarakat yang bisa memiliki rumah.
"Sasaran penghunian rusunawa adalah masyarakat terprogram dan masyarakat umum sesuai Pergub Nomor 111 Tahun 2024," ujar Kelik kepada detikNews, seperti dikutip pada Senin (29/6/2026).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan seluruh pembangunannya akan memakai APBD dan 9 rusun lainnya akan dibangun berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman karena masuk dalam Program 3 Juta Rumah.
"Sehingga di Marunda dan Rorotan itulah yang menjadi prioritas, tetapi kami juga bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perumahan yaitu Program 3 Juta Rumah. Nanti ada sembilan rusun lagi yang dibangun bersama-sama antara pemerintah pusat dengan Pemerintah DKI Jakarta di Jakarta," kata Pramono di Jalan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026), dikutip dari detikNews.
Alasan Pemprov Jakarta memilih membangun rusun dikarenakan keterbatasan lahan dan tingginya harga properti.
"Karena nggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu, yang landed. Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu," ujarnya di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
(aqi/dhw)











































