Ngeri! Gedung Pencakar Langit di New York Nyaris Ambruk saat Renovasi

Ngeri! Gedung Pencakar Langit di New York Nyaris Ambruk saat Renovasi

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 08 Jul 2026 19:06 WIB
Gedung Nyaris Ambruk di New York City
Foto: via New York Post
Jakarta -

Sebuah gedung pencakar langit yang sedang direnovasi nyaris ambruk di 235 E. 42nd Street, Midtown, New York City. Balok penyangga gedung itu bengkok, membuat sejumlah lantai ambruk akibat tekanan yang sangat besar.

Dilansir dari New York Post, Rabu (8/7/2026), gedung 37 lantai itu sedang direnovasi untuk menambah 11 tingkat. Bangunan ini akan diganti fungsi dari komersial menjadi residensial. Dulunya gedung ini digunakan sebagai kantor pusat perusahaan farmasi Pfizer.

Namun, proyek itu kini bermasalah. Pada Selasa (7/7), Cliff Johnsen dari Steamfitters Local 638 dan timnya sedang memasang sistem pelindungan api di gedung itu. Ia dan timnya segera melakukan evakuasi ketika menemukan dua balok penyangga logam bengkok pada lantai 21 dan 22.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Balok membengkok seperti rokok di sana, dan ini sangat berbahaya," kata Johnsen, dikutip dari New York Post, Rabu (8/7/2026).

ADVERTISEMENT
Gedung Nyaris Ambruk di New York CityGedung Nyaris Ambruk di New York City Foto: via New York Post

Akibat gedung nyaris ambruk itu, sembilan bangunan sekitar terpaksa dikosongkan setelah pukul 8.00 pagi waktu setempat. Ratusan orang dievakuasi hingga telantar di jalanan. Nasib mereka pun belum diketahui pasti kapan bisa kembali masuk gedung.

Salah satu gedung terdampak adalah Hotel Westin di 212 E. 42nd Street. Seorang karyawan mengarahkan penghuni hotel untuk evakuasi. Tamu hotel dan pekerja pun berhamburan lari keluar.

"Evakuasi! Semuanya keluar!" teriak karyawan Hotel Westin.

Sementara itu, tiga turis dari North Carolina mengatakan mereka tadinya akan menginap selama empat hari di hotel tersebut. Kini mereka tidak punya tempat menginap.

Pihak hotel juga sudah mengirimkan email kepada tamu pada Selasa malam. Mereka belum dapat memastikan perintah evakuasi akan berakhir.

"Informasi terbaru menunjukkan bahwa lokasi yang menjadi perhatian tetap berisiko terhadap keselamatan, yang mengindikasikan bahwa perintah evakuasi tidak akan dicabut dalam waktu dekat dan akan berlangsung hingga larut malam, paling cepat," tertulis dalam email, dikutip dari New York Post.

Para tamu sempat diberikan kesempatan untuk kembali ke kamar masing-masing. Namun, mereka hanya bisa kembali untuk mengambil barang.

Selain itu, ada apartemen di East 44th Street yang juga dikosongkan. Allie, seorang wanita berusia 22 tahun baru saja lulus kuliah dan pindah ke apartemen selama dua hari. Dia pun berjalan kaki menuju rumah saudaranya di seberang kota membawa dua koper dan sekantong bahan makanan.

"Saya terbangun karena ada banyak sirene dan pengeras suara polisi yang menyuruh orang-orang untuk keluar dari persimpangan," kata Allie.

"Saya pergi untuk mengemasi tas, lalu mereka mulai mengetuk pintu, dan Dinas Pemadam Kebakaran mengatakan bahwa mungkin butuh waktu sekitar dua minggu sampai kami bisa kembali-saya sangat berharap itu perkiraan yang sangat hati-hati," tambahnya.

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads