Saat hendak membeli rumah, hal terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah lokasi. Lokasi rumah sangat penting karena tidak dapat diubah kalau sudah beli.
Lokasi rumah akan mempengaruhi kehidupan penghuninya, baik dari gaya hidup, kenyamanan, maupun nilai rumah nantinya. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih lokasi rumah terbaik.
Untuk memilih rumah yang bagus, calon pembeli mesti tahu dulu lokasi rumah yang harus dihindari. Berikut ini beberapa ciri-ciri lokasi sebaiknya tak dibeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi Rumah Red Flag
Inilah beberapa lokasi rumah yang kurang sesuai buat ditempati berdasarkan catatan detikProperti.
1. Dekat SUTET
Rumah yang berada dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi alias SUTET perlu dihindari. Salah satu alasannya adalah SUTET berisiko untuk roboh dan menimpa rumah.
Selain itu, rumah dekat SUTET kurang nyaman buat dihuni. Warga yang tinggal di sana bisa terganggu dengan suara berisik.
Lokasi ini juga kurang sehat bagi penghuni rumah. SUTET memancarkan radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya.
Berdasarkan penelitian Dr Anies, M.Kes. PKK dari Universitas Diponegoro, penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, berisiko mengalami gangguan kesehatan, di antaranya sakit kepala, pening, dan keletihan menahun.
2. Dekat Bandara
Selanjutnya, hindari rumah di dekat bandara kalau pengin bisa tidur nyenyak. Sebab, banyak pesawat dan kendaraan yang akan lewat sekitar rumah dekat bandara. Penghuni bisa terganggu dengan suara mesin pesawat yang berisik.
3. Dekat Rel Kereta Api
Mirip dengan bandara, sebaiknya tidak membeli rumah dekat rel kereta api. Sebab, penghuni rumah bisa terganggu dengan suara bising dan getaran setiap 10-15 menit kereta melintas. Lebih dari itu, rumah sekitar rel berisiko kena imbas kalau terjadi kecelakaan kereta.
4. Daerah Rawan Banjir
Jangan buru-buru beli rumah cuma karena murah atau desainnya estetis. Pastikan dulu rumah itu tidak berada di kawasan rawan banjir. Kalau rumah sudah kebanjiran, rumah lama-lama jadi nggak estetis dan ada saja pengeluaran buat perbaikan.
Calon pembeli bisa bertanya tentang riwayat banjir ke penduduk sekitar. Perhatikan juga kalau rumah berada di dataran rendah atau dekat sungai atau kali.
5. Daerah Rawan Kejahatan
Rumah adalah tempat teraman dan ternyaman bagi penghuninya. Jadi pastikan lokasi rumah yang dipilih tidak berada di zona rawan kejahatan.
Coba pilih lokasi yang memiliki sistem keamanan 24 jam atau siskamling saat malam hari. Lalu, hindari juga kawasan rumah yang sering terjadi konflik antar warga, misalnya tawuran.
6. Pinggir Jalan Raya
Jika ingin suasana rumah yang tenang, sebaiknya hindari lokasi yang dekat jalan raya. Sebab, jalan raya selalu ramai dan berisik gegara kendaraan bermotor.
Di sisi lain, penghuni rumah harus lebih waspada kalau punya anak-anak. Jangan sampai anak-anak berkeliaran sampai ke jalan raya.
Itulah lokasi rumah yang sebaiknya dihindari. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/das)









































