Kasus warga diserang anjing liar kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini menimpa balita laki-laki bernama Ilham (3), yang terluka parah hingga harus menjalani perawatan di puskesmas.
"(Korban) ada di puskesmas sekarang untuk jalani perawatan. Menurut saksi infonya ada dua ekor itu anjing," kata Kepala Desa Bakka-Bakka, Sudirman kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2026).
Korban diserang anjing liar saat bermain bersama sejumlah temannya di areal persawahan warga Desa Bakka-Bakka, Kecamatan Wonomulyo, Kamis sore (19/3). Serangan anjing menimbulkan sejumlah luka di tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya lagi main di sawah itu anak sama teman-temannya. Saya lihat lukanya ada di kepala, ada juga di paha," tutur Sudirman.
Sudirman mengaku belum bisa memastikan apakah anjing yang menyerang korban terinfeksi rabies atau tidak. Menurutnya, korban selamat berkat pertolongan keluarganya.
"Tidak tahu apakah itu anjing gila atau anjing liar. Korban diselamatkan keluarganya," ucapnya.
Sudirman menduga, korban diserang kawanan anjing yang sebelumnya juga menyerang 2 bocah kakak adik di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, beberapa waktu lalu. Apalagi lokasi serangan berada di sekitar perbatasan Desa Bakka-Bakka dan Desa Banua Baru.
"Kemungkinan itumi (kawanan anjing)," ucapnya.
Menurut Sudirman, warga kini berupaya menangkap anjing tersebut yang sempat terlihat berkeliaran di sekitar pemukiman.
"Katanya masih ada itu anjing berkeliaran. Ini sementara itu anjing karena di sekitar (lokasi) kejadian tidak ada yang pelihara anjing," tandasnya.
Sebelumnya, dua bocah kakak adik bernama bernama Padli (9) dan Alif (7) juga menderita luka parah usai diserang enam ekor kawanan anjing liar saat bermain di areal persawahan warga di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (19/2). Dua ekor anjing berhasil dilumpuhkan warga dengan cara ditembak.
"Sudah ada dua ekor yang berhasil dilumpuhkan, tersisa empat ekor. Mudah-mudahan nanti malam ada yang didapat lagi," kata Kepala Desa Banua Baru M Taufik kepada wartawan, Jumat (22/2).
(ata/sar)
