Viral Warga Enrekang Tarik Truk Lewati Jalan Rusak dan Berlumpur

Viral Warga Enrekang Tarik Truk Lewati Jalan Rusak dan Berlumpur

Muhclis Abduh - detikSulsel
Selasa, 12 Mei 2026 18:45 WIB
Sejumlah warga di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), menarik sebuah truk melewati jalan menanjak yang rusak dan berlumpur.
Foto: Warga tarik truk lewati jalan rusak dan berlumpur di Enrekang. (dok. istimewa)
Enrekang -

Sejumlah warga di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), menarik sebuah truk melewati jalan menanjak yang rusak dan berlumpur viral di media sosial. Warga mengklaim jalan penghubung antara desa itu sudah 30 tahun terakhir rusak parah dan tidak diperbaiki.

"Iya pendakian memang itu di video. Itu yang paling susah dilalui kendaraan," kata warga bernama M. Aysah kepada detikSulsel, Selasa (12/5/2026).

Truk ditarik warga tersebut tepatnya di jalan Dusun Palembongan, Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Enrekang pada Senin (11/5). Jalan rusak di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 3 km yang kerap menyulitkan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, kadang ada mobil atau motor jatuh kalau hujan deras," kata Aysah.

Aysah mengatakan jalan itu merupakan akses satu-satunya dan jalan utama warga Desa Bungin. Anak sekolah juga melalui jalur tersebut dengan kondisi berlumpur saat hujan.

ADVERTISEMENT

"Di situlah anak sekolah tersiksa tiap hari, apalagi kalau musim hujan. Sampai pakaian kotor sampai jatuh dari motor karena jalanan rusak berlumpur," bebernya.

Dia mengungkapkan kondisi jalan rusak kerap dimanfaatkan calon bupati sebagai bahan kampanye. Namun begitu terpilih jalan tersebut tak kunjung diperbaiki hingga saat ini.

"Berapa kali ganti bupati belum pernah diperbaiki itu jalan. Kalau memilih terus dijanjikan, kalau sudah memilih semua tutup mata lewati itu jalanan," keluhnya.

Camat Bungin Ilham Akbar Eka Yudha mengakui kondisi jalan di Desa Bungin memang masih banyak yang rusak. Dia juga membenarkan bahwa jalan akan semakin sulit dilalui saat musim hujan karena licin dan berlumpur.

"Kalau di Desa Bungin memang ini tantangan kami soal infrastruktur jalan. Ada yang sudah dibeton tapi ada juga yang masih jalan tanah jadi kalau hujan pasti sulit dilalui kendaraan," bebernya.

Dia mengaku anggaran perbaikan infrastruktur jalan di Desa Bungin terbatas. Namun dia memastikan Pemkab akan memprioritaskan untuk perbaikan jalan rusak termasuk di Desa Bungin.

"Kalau untuk usulan perbaikan memang untuk Desa Bungin sekitar 3 km itu yang paling parah selalu kita prioritaskan. Termasuk yang ada tanjakan di video itu tapi ya kondisi keuangan daerah sedang sulit sehingga sampai sekarang belum bisa optimal," paparnya.

Dalam video dilihat detikSulsel, tampak sejumlah warga menarik mobil truk di jalan menanjak menggunakan tali. Kondisi jalan tampak becek dan berlumpur.

Warga kemudian secara bersama-sama menarik truk yang diikat dengan tali tambang. Namun truk yang ditarik hanya bergerak perlahan.




(hsr/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads