Terdapat puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi muslim di bulan Muharram. Puasa tersebut yakni puasa Tasua dan Asyura yang dilaksanakan pada 9 dan 10 Muharram.
Menyadur buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, puasa di bulan Muharram merupakan puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadhan. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA:
Rasulullah SAW bersabda, "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam." (HR Muslim).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, kapan jadwal puasa 9 dan 10 Muharram 2026? Berikut informasi lengkap mengenai jadwal pelaksanaan, bacaan niat, serta tata cara puasa 9 dan 10 Muharram yang dapat diamalkan umat Islam.
Jadwal Puasa 9 dan 10 Muharram 1448 H/2026
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 9 Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu, 24 Juni 2026, sedangkan 10 Muharram 1448 H jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Dengan demikian, puasa Tasu'a dilaksanakan pada 24 Juni 2026 dan puasa Asyura pada 25 Juni 2026.
Jadwal tersebut juga sejalan dengan ketetapan Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dalam kalender tersebut, 9 Muharram 1448 H ditetapkan pada 24 Juni 2026 dan 10 Muharram 1448 H pada 25 Juni 2026.
Adapun Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan jadwal yang berbeda satu hari lebih lambat. Berdasarkan Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H Nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026, 1 Muharram 1448 H ditetapkan jatuh pada 17 Juni 2026.
Oleh karena itu, puasa Tasu'a 9 Muharram versi NU jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, sedangkan puasa Asyura 10 Muharram bertepatan dengan Jumat, 26 Juni 2026.
Agar lebih jelas berikut jadwal puasa 9 Muharram dan 10 Muharram pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
| Jadwal Puasa | Puasa Tasu'a | Puasa Asyura |
|---|---|---|
| Pemerintah | Rabu, 24 Juni 2026 | Kamis, 25 Juni 2026 |
| Muhammadiyah | Rabu, 24 Juni 2026 | Kamis, 25 Juni 2026 |
| Nahdlatul Ulama | Kamis, 25 Juni 2026 | Jumat, 26 Juni 2026 |
Niat Puasa Tasu'a dan Asyura
Seperti halnya puasa sunnah lainnya, puasa Tasu'a dan Asyura wajib diawali dengan membaca niat. Berikut bacaan niat puasa Tasu'a dan Asyura yang dapat diamalkan, sebagaimana dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun.
Bacaan Niat Puasa Tasu'a
نَوَيْتُ صَوْمَ تَسُعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Arab Latin: Naiwaitu shauma tasu'aa-i sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Arti: Saya berniat puasa sunnah Tasu'a karena Allah Ta'ala.
Bacaan Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُرَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Arab Latin: Naiwaitu shauma 'aasyura sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Arti: Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Puasa Tasu'a dan Asyura
Melansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pada dasarnya, tata cara puasa Tasu'a dan Asyura tidak berbeda dengan pelaksanaan puasa sunnah lainnya. Umat Islam memulainya dengan niat, kemudian menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Berikut tata cara puasa Tasu'a dan Asyura yang dapat diikuti:
- Membaca niat puasa, baik pada malam hari maupun pada pagi hari sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
- Melaksanakan sahur, karena sahur merupakan sunnah yang dianjurkan dan mengandung keberkahan.
- Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan menjaga lisan, pandangan, dan perbuatan dari segala bentuk dosa dan maksiat.
- Segera berbuka puasa ketika waktu Magrib telah tiba, sebagaimana anjuran Rasulullah SAW.
Itulah jadwal puasa 9 dan 10 Muharram, niat, dan tata caranya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(alk/alk)
