Bupati Maybrat Minta Warga Tak Keluar Kampung Usai 2 Marinir Gugur Ditembak

Papua Barat Daya

Bupati Maybrat Minta Warga Tak Keluar Kampung Usai 2 Marinir Gugur Ditembak

Paulus Pulo - detikSulsel
Selasa, 24 Mar 2026 21:24 WIB
Bupati Maybrat Karel Murafer menyalurkan bantuan bahan makanan kepada warga pascapenembakan 2 prajurit TNI AL.
Foto: Bupati Maybrat Karel Murafer menyalurkan bantuan bahan makanan kepada warga pascapenembakan 2 prajurit TNI AL. (dok. Istimewa)
Maybrat -

Bupati Maybrat Karel Murafer mengirimkan bantuan makanan kepada masyarakat usai 2 prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur ditembak Organisasi Papua Merdeka (OPM). Karel meminta warga untuk tetap tenang dan tidak meninggalkan kampung.

Karel turut dikawal ketat TNI dan Polri untuk menyalurkan bantuan di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Selasa (24/3). Adapun bantuan bahan makanan (bama) yang diserahkan kepada warga berupa beras dan air minum.

"Jadi bantuan bama ini kami Pemda serahkan agar masyarakat tidak perlu keluar dari kampung. Hadirnya aparat keamanan untuk menjaga kita semua," ungkap Karel dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karel menekankan, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Jika daerah aman, pembangunan akan semakin maju.

"Saya minta masyarakat bantu pemerintah daerah baik pihak TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Maybrat," kata Karel.

ADVERTISEMENT

Karel menjelaskan pemerintah daerah bersama forkompimda telah melakukan rapat kolaborasi. Hal ini untuk memberikan penguatan pengharapan agar masyarakat tenang dan membantu TNI dan Polri.

"Saya minta kepada masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa yang penting wilayah ini aman," ujarnya.

Sementara Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek mengatakan, pihaknya sudah berupaya memberikan pengamanan. Aparat kepolisian intens melakukan koordinasi bersama masyarakat, kepala distrik, ketua klasis Aifat dan pemerintah daerah.

"Kami TNI-Polri juga rekan-rekan satgas yang menjalankan tugas kami juga tinggalkan keluarga, kami juga tinggalkan anak istri untuk menjalankan tugas kami hanya mencari pitis (uang) makan kita semua punya hati kitong takut sama Tuhan. Pesan saya mari kita sama-sama saling membantu," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, penembakan tersebut terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Insiden itu mengakibatkan 2 prajurit TNI AL gugur dan satu personel luka.

Dua marinir yang gugur dalam kontak tembak, yakni Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio dan Pratu Marinir Anumerta Elki Saputra. Kedua jenazah sudah dipulangkan keluarga setelah melalui upacara persemayaman dan pelepasan.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads