Balap Liar Bikin Resah Warga Parepare, Pelaku Kucing-kucingan dengan Polisi

Balap Liar Bikin Resah Warga Parepare, Pelaku Kucing-kucingan dengan Polisi

Ardiansyah - detikSulsel
Sabtu, 21 Feb 2026 18:00 WIB
Warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibuat resah dengan aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan dalam kota.
Foto: Warga di Kota Parepare dibuat resah dengan aktivitas balap liar. (dok. istimewa)
Parepare -

Warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibuat resah dengan aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan dalam kota. Polisi mengatakan para pelaku kucing-kucingan dengan aparat yang melakukan patroli.

"Iya kami monitor lewat media sosial juga. Itu di Jalan Andi Makkasau dan Jalan Mattirotasi," kata Kasatlantas Polres Parepare, AKP Muh Arsyad kepada detikSulsel, Sabtu (21/2/2026).

Balap liar di Jalan Andi Makkasau dan Jalan Mattirotasi, Parepare itu diduga terjadi pada Jumat (20/2) dini hari. Arsyad menyebut para pelaku balap liar ini tergolong cerdik dalam menghindari petugas yang melakukan patroli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma ya namanya begitu, mereka pintar. Kalau kita tunggu di sini, mereka pindah ke tempat lain lagi," ujarnya.

Arsyad menjelaskan, para pelaku seringkali memanfaatkan situasi saat petugas tidak berada di lokasi. Seperti yang terpantau melalui media sosial di Jalan Andi Makkasau dan Mattirotasi.

ADVERTISEMENT

"(Jalan) Andi Makkasau itu kan cuma satu kali lewat saja karena begitu, dia lihat situasi di mana petugas tidak ada. Tapi kalau dia mau lama-lama tidak berani, karena kalau kita jagai di Makkasau, dia lari ke sana (lokasi lain) lagi," jelasnya.

Selain kedua jalan tersebut, polisi juga memberikan atensi pada beberapa titik rawan lainnya. Dia mengaku sudah menerima laporan dari warga terkait aktivitas balap liar.

"Berdasarkan informasi masyarakat aktivitas itu bisa dilakukan di Jalan Mangimpuru (jalan lingkar), Bulu Batue, hingga area Tugu Ainun Habibie di jalan poros," katanya.

Arsyad menegaskan, telah menyiapkan sanksi tegas sesuai atensi Kapolda Sulsel. Pelaku balap liar akan diberikan efek jera yakni dengan mengamankan kendaraannya.

"Kalau balap liar kita tidak amankan orangnya. Hanya kendaraannya yang kita sita. Kecuali kalau kedapatan dapat sajam atau narkoba itu pasti diamankan," jelasnya.

Pihak kepolisian pun berencana melakukan razia besar-besaran mulai sore hingga dini hari. Arsyad mengungkapkan, mayoritas pelaku balap liar itu masih di bawah umur.

"Kami mohon kerjasamanya kepada orang tua agar bisa membantu mengawasi anaknya. Jangan sampai nanti tertangkap, kasihan orang tua yang mungkin tidak tahu," pungkasnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads