DPRD Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyoroti pemerintah kota yang tak kunjung memperbaiki Jalan Mukaddas, Kecamatan Bacukiki yang telah rusak parah. Pasalnya jalan rusak dan gelap itu sudah memakan korban jiwa.
"Terkait jalan rusak itu kan memang sudah beredar viral. Tentu saya kecewa, begitu juga warga Bacukiki, terutama di Jalan Mukaddas. Sebenarnya sangat kecewa terhadap pemerintah," ujar Wakil Ketua DPRD Parepare, Yusuf Lapanna kepada detikSulsel, Selasa (2/6/2026).
Yusuf mengungkapkan, perbaikan jalan tersebut sudah berulang kali diusulkan oleh warga melalui Musrenbang. Tak hanya itu, dirinya juga mengaku telah mengawal langsung usulan tersebut ke pemerintah daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah berapa kali diusulkan, baik melalui Musrenbang maupun usulan saya langsung. Saya sudah sampaikan ke pemerintah daerah dan selalu dijanji-janji untuk diperbaiki," sesalnya.
Menurut Yusuf, perbaikan Jalan Mukaddas sudah masuk dalam kategori sangat mendesak. Kondisi jalan yang berlubang dan minim penerangan telah memicu banyak kecelakaan, hingga merenggut sedikitnya tiga nyawa warga.
"Ini jalan sebetulnya sangat urgen, karena sudah menelan beberapa korban. Korban terakhir itu seorang anggota TNI AD. Korban meninggal kalau tidak salah sudah ada tiga orang, dan yang luka-luka itu tidak terhitung jumlahnya," ungkap Yusuf.
Dia menjelaskan salah satu titik paling rawan berada di dekat kantor KUA setempat. Sebab, jalannya yang menanjak dan gelap gulita saat malam hari.
"Di dekat kantor KUA itu ada jembatan, jalannya agak tinggi. Kadang orang tidak lihat karena di situ juga gelap. Kita sudah usulkan pasang lampu jalan di situ, tapi sampai sekarang tidak direalisasikan oleh pemerintah," tuturnya.
Sebagai Koordinator Komisi III DPRD Parepare, Yusuf menegaskan pihaknya akan segera memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk meminta pertanggungjawaban dan kejelasan solusi yang ditawarkan. Yusuf juga menyentil alasan efisiensi anggaran yang kerap dijadikan dalih oleh pihak eksekutif.
"Jangan alasan ada efisiensi anggaran, saya kira itu bukan alasan yang tepat karena jalan ini sifatnya urgen dan sudah menelan korban jiwa," tegasnya.
Saat ditanya mengenai alokasi anggaran di APBD, Yusuf mengaku belum mengetahui secara pasti plot anggaran terbarunya. Namun, dia mengatakan jalur tersebut harus diprioritaskan karena memiliki mobilitas yang sangat tinggi bagi masyarakat.
"Kalau soal anggaran di APBD saya kurang tahu pasti. Yang jelas kami sudah usulkan ini prioritas urgen. Mobilitas masyarakat di situ tinggi karena itu jalan alternatif menuju arah Elle Kalukue," jelasnya.
Untuk diketahui, kondisi Jalan H Mukaddas di Kota Parepare sudah rusak parah. Jalanan permukiman itu penuh dengan lubang menganga hingga memicu kecelakaan maut yang menewaskan seorang anggota TNI.
"Lama sekali mi rusak memang ini jalan. Perlu mi diaspal ulang. Karena terkelupas mi aspalnya," ujar seorang pengendara motor, Rahma kepada detikSulsel, Senin (18/5).
(ata/sar)










































