Pria Mabuk di Parepare Ngamuk Kejar Pengunjung Warung Makan Pakai Badik

Pria Mabuk di Parepare Ngamuk Kejar Pengunjung Warung Makan Pakai Badik

Ardiansyah - detikSulsel
Jumat, 05 Jun 2026 21:30 WIB
Pria mabuk yang belum diketahui identitasnya cekcok dengan pemilik warung makan Sari Laut di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Foto: Suasana di rumah makan Sari Laut di Parepare saat pria mabuk ngamuk. (dok. istimewa)
Parepare -

Pria mabuk yang belum diketahui identitasnya cekcok dengan pemilik warung makan Sari Laut di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku juga mengejar pengujung bernama Edi menggunakan badik diduga karena tersinggung terkait uang kembalian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 3, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, pada Kamis (4/6) sekitar pukul 02.43 Wita. Saat itu, korban Edi dan pelaku sama-sama ingin membayar makanan yang dipesan.

"Kejadiannya pas saya mau membayar, bersamaan sama pelaku membayar," ujar Edi kepada detikSulsel, Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi mengatakan awalnya pelaku terlibat perdebatan dengan pemilik warung terkait uang kembalian. Pelaku merasa uangnya masih memiliki kembalian, namun pemilik warung menegaskan bahwa uang yang dibayarkan sudah pas.

"Tiba-tiba pelaku beranggapan uangnya masih ada kembaliannya. Maka si penjual dan saya menyampaikan bahwa uangnya sudah pas," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Pelaku pun diduga tersinggung karena Edi turut membenarkan penyampaian pemilik warung soal uang kembalian. Pelaku langsung mencabut badiknya dan mengancam korban.

"Disitulah pelaku tersinggung ke saya dan mengancam saya dengan sajam dan mengejar saya. Menurut si penjual, pelaku dalam kondisi mabuk," kata Edi.

Edi mengaku berlari ke arah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada tepat di samping warung tersebut. Setelah situasi dirasa aman dan pelaku telah meninggalkan lokasi, Edi kembali ke warung untuk mengambil pesanan.

"Lari (saya) ke samping warung dekat SPBU, terus pelaku pulang. Baru saya masuk lagi ke warung ambil makanan dan bayar, kemudian langsung pulang ke rumah," imbuhnya.

Tak terima dengan aksi premanisme tersebut, Edi melaporkan kejadian itu ke polisi. Dia berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku demi kenyamanan warga Parepare.

"Iye saya sudah melapor setelah kejadian. Semoga segera diusut tuntas," kuncinya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh Saleh mengaku belum mengetahui secara rinci kejadian tersebut. Dia baru ingin mengecek laporan korban.

"Saya cek dulu ya," katanya singkat.

Dalam video diterima detikSulsel, tampak suasana warung makan itu awalnya tampak tenang. Seorang warga berambut panjang duduk santai di meja barisan depan menghadap arah jalan.

Sementara di area belakang, terdapat sejumlah pengunjung yang duduk sedang makan. Ketegangan dimulai saat pelaku mengenakan kaos hitam berjalan dari arah sebelah kiri.

Pelaku berjalan dengan langkah cepat langsung menuju ke area belakang warung tempat para pengunjung berkumpul, sambil menyelipkan atau memegang sebilah badik.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads