Seorang pelajar asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Juan Pablo, dinyatakan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional. Siswa SMAN 1 Parepare itu diumumkan lolos sebagai Paskibraka Nasional saat menunaikan salat.
"Kalau pengumuman itu sebenarnya saya lagi salat (di Musala Kesbangpol). Saya salat zuhur," ujar Pablo kepada detikSulsel, Selasa (23/6/2026).
Saat selesai menunaikan salat, Pablo berjalan kembali menuju kantor Kesbangpol. Dia mengaku terkejut dengan aksi para pelatih yang tiba-tiba menyiramnya dengan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiba-tiba saja saya disiram air karena ternyata saya lolos. Ya saya baru tahu di situ karena pelatih saya sama Pak Alif di situ yang tanya (beri tahu) saya ternyata lolos," katanya.
Bisa lolos ke tingkat pusat merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi Pablo. Dia mengaku sangat bersyukur dan bahagia karena prestasi itu menjadi pembuktian yang bisa dipersembahkan untuk kedua orang tuanya.
"Tentunya saya merasa baik, dan tentunya saya juga merasa apa ya, senang sekali karena bisa membanggakan orang tua," tutur Pablo.
Dia mengenang saat menjadi perwakilan Sulsel di seleksi Paskibraka Nasional. Pablo mengaku senang bertemu teman dan mendapatkan pengalaman baru.
"Kenang-kenangannya ya kayak mungkin apa ya, ketemu sama orang dari Sabang sampai Merauke, dapat teman baru, dan tentunya nanti dapat pengalaman baru," ungkap Pablo.
Kini, target Pablo adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin menjelang masa karantina yang akan dilaksanakan di Jakarta. Dia bertekad tampil maksimal demi menjaga kepercayaan pembina, pelatih, serta masyarakat daerah yang diwakilinya.
"Pasti saya akan berusaha untuk tidak mengecewakan orang-orang karena tentunya pasti mereka menaruh harapan sama saya. Sama kayak pembina saya sudah menaruh harapan dengan saya, pelatih, dan tentunya saya ingin membawa nama daerah dengan baik tanpa mengecewakan," tegasnya.
Menatap masa karantina yang super ketat di Jakarta nanti, Pablo berharap kondisi fisik dan mentalnya bisa terus terjaga. Olehnya itu dia kini rutin berolahraga untuk menjaga kebugarannya.
"Harapan saya itu saya berharap semuanya berjalan lancar saja. Tidak terjadi apa pun yang dapat bisa merusak kondisi, merusak kesehatan gitu. Saya berharap semuanya berjalan lancar saja gitu," harap Pablo.
Pelajar yang mengaku sudah jatuh cinta dan tertarik pada dunia Paskibraka sejak kelas 8 SMP itu juga tidak pelit membagikan resep suksesnya bisa menembus tingkat nasional. Menurut Pablo, disiplin waktu dan menjaga gaya hidup sehat adalah modal paling utama.
"Tips dari saya, kalau saya, jaga kesehatan. Usahakan semua kesehatan itu baik. Kedua itu jangan begadang. Nah, jaga kesehatan mental juga. Terus, ingat jangan takut untuk mencoba hal baru karena dari situ pengalaman bisa didapat hal-hal baru," pungkasnya.
(asm/hsr)
