Sosok Syahrir Siswa Asal Pinrang Bobol Sistem Keamanan Kampus San Diego AS

Sosok Syahrir Siswa Asal Pinrang Bobol Sistem Keamanan Kampus San Diego AS

Muhclis Abduh - detikSulsel
Selasa, 28 Apr 2026 16:00 WIB
Siswa SMAN 1 Kabupaten Pinrang, Muhammad Syahrir Hamdani.
Siswa SMAN 1 Pinrang, Muhammad Syahrir Hamdani menunjukkan penghargaan dari kampus University of San Diego, Amerika Serikat. Foto: (Muhclis Abduh/ detikSulsel)
Pinrang -

Siswa SMAN 1 Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Syahrir Hamdani berhasil mencatatkan prestasi usai menemukan kerentanan dalam website dari kampus University of San Diego, Amerika Serikat. Syahrir memulai pengalaman dalam teknologi informasi sejak SMP dengan belajar melalui warung internet (warnet).

"Kalau untuk mempelajari terkait IT saya itu belajar sejak SMP," kata Syahrir kepada detikSulsel, Selasa (28/4/2026).

Syahrir mengungkapkan ketertarikannya di dunia digital sudah dimulai sejak masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Saat itu, ia mulai belajar membuat website secara autodidak dengan memanfaatkan fasilitas warnet yang ada di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak SMP saya sudah belajar. Dulu ada warnet di rumah, jadi akses saya lebih mudah untuk belajar," ujarnya.

Dari pengalaman tersebut, Syahrir kemudian mulai mendalami bidang keamanan siber. Ketertarikannya muncul setelah melihat banyaknya kasus peretasan website di Indonesia yang dinilai masih memiliki sistem keamanan yang lemah.

ADVERTISEMENT

"Awalnya buat website dulu. Kemudian saya mulai tertarik dengan keamanan digital," jelasnya.

Ia mengaku termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa berkontribusi dalam memperkuat keamanan sistem digital, khususnya milik pemerintah. Dia menganggap situs di Indonesia paling mudah diretas.

"Saya termotivasi karena banyak website, terutama milik pemerintah, yang mudah dibobol sehingga data bisa diakses orang lain. Bahkan Indonesia sering dianggap jadi bahan belajar bagi hacker pemula karena sistemnya masih lemah," jelasnya.

Buat Pendeteksi Banjir dan Pemantau Ancaman Siber

Selain menekuni keamanan siber, Syahrir juga saat ini fokus untuk pengembangan artificial intelligence. Dia membuat 2 website dengan bantuan AI yakni salah satunya memantau potensi banjir.

"Saya ada tugas sekolah, kemudian saya kembangkan dengan bantuan AI saya buat website https://sc-sawitto-cloud-v5g7.vercel.app/ yang bisa pantau banjir secara langsung dan apa yang harus segera dilakukan jika ada banjir," paparnya.

Selain itu, dia membuat website https://indonesian-cyber-threat-intelligenc.vercel.app/ yang bisa dipakai mengecek link atau website tersebut aman atau tidak untuk dibuka. Ini mencegah terjadi penipuan berbasis digital.

"Saya juga buat website yang berguna buat tim IT pemerintah, security researcher, dan siapa saja yang ingin memantau ancaman siber aktif tanpa tools berbayar dari luar negeri," jelasnya.

Biodata

  • Nama: Muhammad Syahrir Hamdani
  • Tempat tanggal lahir: Pinrang, 13 Desember 2008
  • Hobby: IT dan taekwondo

Prestasi

  • Temukan celah kerentanan pada sistem University of San Diego, Amerika Serikat
  • Sertifikat apresiasi atas penemuan kerentanan pada sistem KEMENPU
  • Peraih Medali Perak INFORMATIKA By PUSKANAS
  • Sertifikat apresiasi dari Kominfo Kota Makassar atas penemuan celah di subdomain makassar.go.id
  • Penemuan Celah kerentanan pada sistem Kota Bogor dan sertifikat apresiasi
Halaman 2 dari 3
(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads