Walkot Palembang Singgung Musrenbang: Jangan Kaya Ide, tapi Miskin Tindakan!

Sumatera Selatan

Walkot Palembang Singgung Musrenbang: Jangan Kaya Ide, tapi Miskin Tindakan!

Ani Safitri - detikSumbagsel
Kamis, 02 Apr 2026 20:00 WIB
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa (Foto: Aldekum Fatih Rajih)
Palembang -

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan teguran keras dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang. Ia meminta agar perencanaan pembangunan tahun ini tidak sekadar menjadi tumpukan dokumen tanpa realisasi nyata.

"Jangan sampai dalam forum ini kita kaya ide, kaya gagasan, kaya konsep, tetapi miskin tindakan," tegasnya saat diwawancarai usai membuka acara Musrenbang, Kamis (2/4/2026).

Ia mengingatkan jajarannya agar program-program yang disusun tidak hanya terlihat bagus di atas kertas namun harus benar-benar bisa dilaksanakan demi kepentingan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam Musrenbang tersebut, Pemerintah Kota Palembang menetapkan beberapa poin substansi yang menjadi prioritas pembangunan ke depan. Ratu Dewa menginstruksikan agar seluruh program kerja selaras dengan visi misi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Dalam Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kota Palembang menetapkan beberapa prioritas utama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus pertama adalah memacu peningkatan perekonomian dengan mengaktifkan berbagai sektor ekonomi lokal agar lebih produktif.

ADVERTISEMENT

Sejalan dengan itu, pemkot juga merancang program-program taktis untuk menekan angka kemiskinan di wilayah Palembang secara signifikan. Pembangunan infrastruktur akan dipercepat guna memperbaiki sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran mobilitas warga sehari-hari.

Terakhir, agenda perbaikan wajah kota turut menjadi sorotan untuk meningkatkan estetika Palembang agar menjadi tempat tinggal yang lebih tertata, cantik, dan nyaman bagi semua orang.

Ratu Dewa berharap forum Musrenbang ini menjadi wadah terbuka yang menampung aspirasi dari berbagai lapisan. Mulai dari tingkat RT, Kelurahan, hingga tingkat Kota harus saling terintegrasi.

"Forum ini sangat terbuka, diikuti dari seluruh stakeholder sampai ke tingkat RT, Kelurahan, para akademisi, pelaku usaha, hingga perbankan semua ikut di sini," ujarnya.

Ia menutup dengan harapan agar seluruh materi yang dihimpun dapat tercermin dalam kebijakan yang konkret.

"Semoga apa yang sudah dihimpun bisa benar-benar tercermin dalam forum yang cukup penting pada hari ini," ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads