Jenazah Remaja di Muratara Dievakuasi Pakai Perahu Imbas Banjir Satu Meter

Sumatera Selatan

Jenazah Remaja di Muratara Dievakuasi Pakai Perahu Imbas Banjir Satu Meter

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Jumat, 08 Mei 2026 19:20 WIB
Proses evakuasi jenazah menggunakan perahu akibat banjir di Muratara
Foto: Proses evakuasi jenazah menggunakan perahu akibat banjir di Muratara (Dok. BPBD Muratara)
Muratara -

Jenazah remaja, Dani Pedroza Erwin (16) terpaksa diantar ke rumah duka menggunakan perahu fiber akibat banjir yang merendam Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Korban diketahui meninggal dunia usai menjalani operasi usus buntu di RSUD Rupit.

Kejadian tersebut terjadi di Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Muratara, Sumatera Selatan pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono mengatakan karena proses pengantaran jenazah ke rumah duka sempat terhambat akibat banjir, akhirnya pihak BPBD Muratara mengevakuasi jenazah tersebut menggunakan perahu fiber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya mobil ambulans membawa jenazah menuju rumah duka, namun kendaraan tak dapat masuk ke desa karena jalan terendam banjir setinggi sekitar satu meter," Jumat (8/5/2026).

"Akhirnya jenazah dipindahkan dari mobil ambulans naik perahu fiber. Karena jalannya tidak bisa lewat, jadi kami ambil inisiatif langsung diantar ke rumah duka," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Mugono menjelaskan sebelum banjir terjadi, korban sempat menjalani perawatan medis di RSUD Rupit. Namun setelah menjalani operasi usus buntu, korban meninggal dunia.

"Karena jalan daratnya tidak bisa dilewati akibat terendam banjir, sehingga jenazah diturunkan dari mobil ambulan dan dievakuasi pakai perahu," ujarnya.

Mugono membeberkan proses evakuasi jenazah dilakukan menggunakan perahu fiber dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju rumah duka.

"Jarak mengantar sampai ke rumah duka di Kecamatan Karang Dapo tu sekitar 12 km," tuturnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads