Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunah di bulan Muharram. Dalam pelaksanaannya, umat Islam dianjurkan untuk menetapkan niat terlebih dahulu agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai pahala. Sudah tahu bacaan niat puasa Asyura 10 Muharram?
Niat puasa Asyura boleh dibaca saat malam, pagi dan siang hari. Kebolehan tersebut berlaku karena puasa Asyura termasuk ibadah sunah. Supaya hati semakin mantap dalam menjalankan ibadah sunah ini, maka diperlukan niat sebagai perantarannya.
Sebelum mengamalkannya, penting bagi umat Islam untuk mengetahui jadwal pelaksanaan serta bacaan niat puasa Asyura yang benar dan tepat. Berikut penjelasan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Puasa Asyura 2026
Puasa Asyura merupakan puasa sunah setahun sekali pada tanggal 10 Muharram. Tahun ini sedikit ada perbedaan jadwal antara pemerintah, Muhammadiyah dan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Pemerintah dan Muhammadiyah akan melangsungkan puasa Asyura pada 25 Juni 2026. Hal ini dikarenakan awal kalender Hijriah dimulai pada 16 Juni 2026. Sementara penetapan PBNU pada 17 Juni 2026, sehingga puasa Asyura-nya dilaksanakan pada 26 Juni 2026.
Niat Puasa Asyura Lengkap
1. Niat Puasa Asyura Malam Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."
2. Niat Puasa Asyura di Pagi dan Siang Hari
Ketika pagi hari mendadak ingin menjalankan puasa asyura maka diperbolehkan. Asalkan belum makan, minum serta melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga keinginan puasa muncul.
Selain itu, umat Islam yang lupa membaca niat pada malam hari juga dapat mengamalkannya saat siang. Inilah lafal niat puasa asyura pagi dan siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi'an adâ'i sunnati âsyûrâ lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasua atau Asyura hari ini karena Allah SWT."
Anjuran Puasa Setelah Asyura (11 Muharram)
Bagi yang melaksanakan puasa Asyura tanpa Tasua, maka dianjurkan untuk menambah satu hari pada 11 Muharram. Sebagaimana disebutkan bahwa puasa 10 Muharram juga dilakukan oleh umat Yahudi.
Dengan begitu, agar menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan Yahudi, maka Rasulullah SAW memerintahkan untuk melakukan puasa Tasua di hari sebelum Asyura. Apabila tidak sempat, bisa melakukan puasa setelah Asyura yakni pada hari besoknya.
Berdasarkan kalender Hijriah terbitan Kementerian Agama, 11 Muharram 1448 H jatuh pada 26 Juni 2026. Sementara versi NU pada 27 Juni 2026. Perbedaan jadwal ini kembali lagi kepada pribadi masing-masing untuk mengikuti jadwal pemerintah atau NU.
Keutamaan Puasa Asyura
1. Lebih Utama Setelah Ramadan
Rasulullah SAW menyebutkan puasa asyura 10 Muharram lebih utama setelah Ramadan. Berikut ini bunyinya:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)
Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: 'Rasulullah saw bersabda: 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR Muslim).
2. Menghapus Dosa Satu Tahun Lalu
Umat Islam yang menjalankan puasa asyura akan mendapat pahala berupa penghapusan dosa satu tahun lalu. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW yang dilansri laman muslim.or. Berikut ini redaksi lengkapnya:
صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Artinya: "Puasa asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu."
Terkait hadis tersebut Imam An-Nawawi menegaskan bahwa penghapusan yang dimaksud hanya untuk dosa-dosa kecil. Seluruh dosa dihapus kecuali dosa besar.
3. Rasulullah SAW Semangat Puasa Asyura
Dijelaskan Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersemangat untuk menjalankan puasa asyura. Ibnu Abbas berkata:
مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ
Artinya: "Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari 'Asyura dan puasa bulan Ramadan."
Itulah niat puasa asyura 10 Muharram lengkap dengan bacaan untuk malam, pagi dan siang hari. Selamat menjalankannya ya detikers!
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
