Pria di Palembang Dikeroyok 3 Orang Saat Bela Ibunya yang Dihina

Sumatera Selatan

Pria di Palembang Dikeroyok 3 Orang Saat Bela Ibunya yang Dihina

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Kamis, 02 Apr 2026 15:40 WIB
Pria di Palembang melapor usai menjadi korban pengeroyokan pakai sajam
Pria di Palembang melapor usai menjadi korban pengeroyokan pakai sajam (Foto: Muhammad Alyuda Tri Utama)
Palembang -

Pria di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Muhammad Irfan (30) menjadi korban pengeroyakan disertai penyerangan menggunakan senjata tajam. Penyerangan itu terjadi usai korban membela ibunya yang dihina para terlapor yakni TD, HN, dan CD.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek di lengan kanan, luka lecet di jari tangan, luka lebam, serta luka di bagian leher dan kaki.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Dipanjaitan, Bagus Kuning, Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis, (12/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irfan mengatakan peristiwa yang dialaminya bermula dari kesalahpahaman dengan salah satu terlapor yang diduga melontarkan kata-kata tidak pantas kepada ibunya sehingga membuat korban emosi.

"Salah paham karena salah satu dari mereka (terlapor) berkata jorok kepada ibu saya, sehingga saya tidak senang," ungkapnya, Rabu (1/4/2026).

Tidak lama kemudian, Irfan mendatangi ketiga terlapor untuk menanyakan maksud ucapan tersebut. Namun, situasi justru memanas hingga berujung aksi kekerasan terhadap dirinya.

ADVERTISEMENT

"Awalnya saya tanya apa maksud mereka, tapi mereka bertiga langsung memasuki rumah, merusak barang-barang, kemudian salah satu pelaku menusuk saya menggunakan pedang," ujarnya.

Selain itu, Irfan juga diserang oleh pelaku lain menggunakan parang, namun ditangkisnya. Namun, salah satu pelaku memukul korban menggunakan kursi.

"Terus TD memukul kaki kanan saya dengan menggunakan kursi," ungkapnya.

Tak terima dengan kejadian itu, korban membuat laporan ke polisi dan berharap para pelaku yang mengeroyoknya dapat ditangkap.

Sementara itu, Pamapta I SPKT Polrestabes Palembang Hendra Yuswoyo membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban terkait kekerasan dan penganiayaan. Kata dia, laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit reskrim.

"Betul ada laporan tentang penganiayaan tersebut, sekarang sudah di serahkan reskrim unit Pidum untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads