Lebaran terasa kurang lengkap tanpa kehadiran ketupat di meja makan. Hidangan ikonik berbahan beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda ini selalu menjadi sajian wajib setiap Idul Fitri, cocok dipadukan dengan berbagai lauk seperti opor ayam dan rendang.
Membuat ketupat sendiri di rumah memang butuh proses yang tepat agar hasilnya pulen, matang merata, dan tidak mudah basi. Perlu diperhatikan pemilihan bahan hingga teknik merebus yang benar.
Nah, buat detikers yang ingin membuat ketupat Lebaran sendiri di rumah, berikut detikSumbagsel rangkum dari berbagai sumber resep dan tips membuat ketupat yang bisa langsung dipraktikkan!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resep Ketupat Lebaran
Bahan-bahan:
- 500 gram beras
- 10-12 buah kulit ketupat dari janur segar
- Air secukupnya
- 1 sdm garam
- 2-3 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
Tips Memilih Bahan:
- Kualitas beras merupakan kunci utama dari kelezatan ketupat. Pilihlah beras yang pulen seperti pandan wangi atau mentik spesial. Hindari menggunakan beras impor karena hasilnya akan kurang padat. Selain itu, agar tekstur ketupat menjadi lebih kenyal, kamu bisa menambahkan sedikit kapur sirih pada saat proses merendam beras selama satu jam di air dingin.
- Untuk kulit ketupat, pilihlah daun anyaman yang masih muda dan cerah. Daun yang masih muda membuat ketupat tak mudah rusak saat direbus. Selain itu, usahakan pilih ukuran yang sama agar ketupat matang secara bersamaan.
- Garam juga penting untuk ditambahkan. Selain memberi rasa gurih yang samar, garam berfungsi sebagai pengawet alami supaya ketupat tidak cepat berlendir atau basi. Sementara daun pandan bisa membuat ketupat memiliki wangi yang menggugah selera saat panci dibuka.
Cara Membuat:
- Cuci beras hingga benar-benar bersih sampai air cuciannya bening. Rendam beras selama kurang lebih 30 menit agar lebih pulen
- Siapkan kulit atau daun ketupat, lalu isi dengan beras. Takaran beras yang ideal biasanya adalah 2/3 dari volume anyaman ketupat. Jika berasnya tidak terlalu pulen, isilah 1/3 saja. Hal ini penting diperhatikan agar saat dimasak berasnya mengembang sempurna dan empuk
- Siapkan panci besar, isi dengan air hingga ketupat bisa terendam seluruhnya. Tambahkan garam dan daun pandan, lalu didihkan air terlebih dahulu
- Masukkan ketupat ke dalam air mendidih dan rebus selama kurang lebih satu jam dengan api sedang
- Angkat dan tiriskan ketupat, kemudian kukus kembali selama sekitar dua jam hingga teksturnya benar-benar padat dan matang sempurna
- Setelah matang, segera angkat dan siram dengan air dingin. Cara ini akan membersihkan lendir dari janur sekaligus menghilangkan kotoran dari sisa air rebusan
- Setelah matang, angkat ketupat dan tiriskan hingga dingin. Gantung ketupat di tempat yang sejuk dan kering. Jangan simpan di dalam plastik karena bisa membuat ketupat lembab dan cepat basi
- Ketupat siap disajikan bersama lauk pilihan
Cara Membuat Ketupat agar Empuk dan Pulen
Kunci kelezatan ketupat terletak pada teksturnya yang empuk, pulen, dan tidak mudah basi. Ada beberapa teknik memasak ketupat yang bisa dipilih sesuai peralatan yang tersedia di rumah. Berikut empat cara membuat ketupat yang mudah dipraktikkan:
1. Teknik 5-30-7
Teknik ini cukup simpel dan cocok bagi pemula. Caranya, beras yang sudah dicuci dan ditiriskan langsung dimasukkan ke dalam anyaman ketupat. Rebus dalam air mendidih selama 5 menit, lalu diamkan dalam panci tertutup selama 30 menit. Setelah itu, nyalakan kembali api dan masak selama 7 menit. Jika sudah matang, biarkan uap menipis dan simpan ketupat dalam posisi tergantung agar airnya turun dan ketupat tidak lembab.
2. Teknik 15-30-15-30
Sebelum dimasak, rendam kulit ketupat dalam air bersih selama 5 menit dan rendam beras selama 10 menit. Setelah itu, masukkan beras ke dalam kulit ketupat hingga setengah penuh. Rebus dalam air mendidih selama 15 menit, lalu diamkan selama 30 menit. Ulangi proses yang sama sekali lagi. Setelah matang, angkat dan tiriskan. Teknik ini menghasilkan ketupat yang lebih empuk karena proses perendaman sebelum dimasak.
3. Teknik 20-30-20-30
Teknik ini hampir sama dengan sebelumnya, namun dengan waktu memasak yang lebih lama sehingga menghasilkan tekstur yang lebih padat dan pulen. Rebus ketupat yang sudah terisi setengah penuh dalam air mendidih selama 20 menit, lalu tutup panci dan diamkan selama 30 menit. Ulangi sekali lagi dengan memasak 20 menit dan mendiamkan 30 menit. Pastikan ketupat sudah benar-benar matang sebelum diangkat dan disimpan di suhu ruangan.
4. Teknik Panci Presto
Bagi yang ingin cara lebih praktis dan hemat waktu, panci presto bisa menjadi solusi terbaik. Isi panci presto dengan air hingga ketupat terendam seluruhnya, lalu masak hingga mendidih dan panci mengeluarkan bunyi nyaring. Setelah itu, masak terus selama 30 menit. Jangan langsung membuka tutup panci begitu api dimatikan, keluarkan uapnya terlebih dahulu, baru kemudian angkat dan tiriskan ketupat. Hasilnya, ketupat akan empuk dan pulen dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding cara biasa.
Tips Menyimpan Ketupat agar Tahan Lama
Hindari menyimpan ketupat dengan cara ditumpuk di wadah karena hal ini membuat air pada ketupat mengendap sehingga jadi basah dan cepat basi. Ketupat juga akan awet jika disimpan di dalam kulkas, baik di chiller maupun freezer, dalam keadaan tertutup rapat. Dengan cara ini, ketupat bisa tahan hingga beberapa hari.
Ketupat yang disimpan di kulkas dapat bertahan 7-9 hari. Sebelum dikonsumsi kembali, kukus ketupat agar teksturnya kembali lunak. Pastikan mengukus seperlunya saja karena ketupat yang sudah dipanaskan kembali tidak akan bertahan terlalu lama.
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)