detikBaliSelasa, 26 Mei 2026 14:22 WIB
Rampas Emas 35 Gram Milik Emak-emak, Pria Lombok Ditetapkan Tersangka
Pria berinisial RN alias AK ditetapkan sebagai tersangka lantaran merampas emas seberat 35 gram milik emak-emak di Lombok Tengah, NTB.
detikBaliSelasa, 26 Mei 2026 14:22 WIB
Pria berinisial RN alias AK ditetapkan sebagai tersangka lantaran merampas emas seberat 35 gram milik emak-emak di Lombok Tengah, NTB.
detikBaliKamis, 14 Mei 2026 20:11 WIB
Polisi menetapkan guru pondok pesantren (Ponpes) di Pujut, Lombok Tengah, berinisial MYA sebagai tersangka lantaran diduga melakukan sodomi terhadap santri.
detikBaliKamis, 14 Mei 2026 17:42 WIB
Polisi mengusut kasus dugaan pelecehan seksual di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah. Seorang murid pria sebelumnya viral lantaran meraba payudara teman perempuannya.
detikBaliSabtu, 04 Apr 2026 18:08 WIB
Kepala SPPG Desa Ketara di Lombok Tengah giliran dipolisikan balik setelah sempat melaporkan warga yang mengunggah roti menu MBG berulat.
detikBaliKamis, 02 Apr 2026 16:39 WIB
Polres Lombok Tengah menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Kepala SPPG Desa Ketara, Alman Putra.
detikBaliSelasa, 31 Mar 2026 16:37 WIB
Dua warga Lombok Tengah kaget lantaran dipolisikan setelah mengunggah video menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi ulat melalui media sosial.
detikBaliSenin, 26 Jan 2026 15:51 WIB
Polres Lombok Tengah selidiki dugaan kekerasan psikis terhadap santriwati di ponpes. Korban diduga dipaksa bersumpah dengan air Makam Wali Nyatoq.
detikBaliKamis, 15 Jan 2026 21:28 WIB
Mantan anggota DPRD Lombok Tengah, Legewarman, mempertanyakan penanganan kasus penipuan di Polres Lombok Tengah, merasa dikhianati oleh proses yang lambat.
detikBaliSelasa, 13 Jan 2026 14:26 WIB
Polres Lombok Tengah menutup tambang emas ilegal di Gunung Kongbawi setelah longsor melukai tiga penambang. Penyelidikan dan tindakan tegas akan dilanjutkan.
detikBaliRabu, 07 Jan 2026 09:37 WIB
Seorang waria berinisial Z ditangkap polisi atas dugaan pencabulan belasan siswa SMP. Kasus ini terungkap setelah laporan pada 28 November 2025.