detikBali

Belvana, Siswi SMAN 1 Praya Jadi Paskibraka Nasional 2026 Wakili NTB

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Belvana, Siswi SMAN 1 Praya Jadi Paskibraka Nasional 2026 Wakili NTB


Edi Suryansyah - detikBali

Belvana Rolanda Vindia Kurniawan, siswi SMAN 1 Praya, Lombok Tengah, yang lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional pada 17 Agustus 2026. Foto: (Kesbangpol Lombok Tengah)
Foto: Belvana Rolanda Vindia Kurniawan, siswi SMAN 1 Praya, Lombok Tengah, yang lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional pada 17 Agustus 2026. Foto: (Kesbangpol Lombok Tengah)
Lombok Tengah -

Siswi SMAN 1 Praya, Belvana Rolanda Vindia Kurniawan, terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026. Ia akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Penetapan tersebut diumumkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (22/6/2026). Secara nasional, BPIP menetapkan 76 calon Paskibraka yang terdiri atas 38 putra dan 38 putri dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dari NTB, dua pelajar berhasil lolos sebagai wakil provinsi, yakni Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari SMAN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, sebagai wakil putra dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan dari SMAN 1 Praya sebagai wakil putri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya berhasil melewati seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Keberhasilan Belvana menjadi calon Paskibraka tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lombok Tengah dan Provinsi NTB.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lombok Tengah, Murdi, mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh Belvana. Ia menyebut, prestasi tersebut diraih setelah menjalani seluruh tahapan seleksi yang diselenggarakan secara berjenjang.

ADVERTISEMENT

"Iya memang Belvana ini mengikuti seleksi Paskibra dari awal dengan lebih dari 300 peserta lainnya dari SLTA di Lombok Tengah. Baik itu swasta maupun negeri," kata Murdi kepada detikBali, Selasa (30/6/2026).

Murdi menjelaskan, peserta harus melewati sedikitnya tujuh tahapan seleksi. Seleksi di antaranya yakni administrasi, tes tertulis, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), parade, pemeriksaan kesehatan, serta psikotes kepribadian.

"Si Belvana ini mengikuti setiap proses. Setelah lolos di tingkat kabupaten, dipanggil untuk ikut provinsi. Di sana ada pemeriksaan kesehatan, TIU PBB lagi. Setelah itu, ikut lagi seleksi tingkat nasional lalu lolos," tegasnya.

Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi berlangsung secara transparan. Setiap peserta memiliki akun yang menampilkan hasil penilaian pada setiap tahapan dan dipantau langsung oleh BPIP.

"Setiap tahapan itu, masing-masing peserta punya akun yang merekam nilainya. Dan itu langsung dikontrol oleh BPIP lewat aplikasi transparansi Indonesia," ujarnya.

Ia menyebut pada proses seleksi Paskibraka tingkat nasional semulanya Lombok Tengah mengirimkan dua siswi. Namun, pada proses seleksi akhir satu diantara mereka gugur sehingga menyisakan satu perwakilan.

"Kemarin ada dua yang lolos ke seleksi Paskibra nasional. Di pusat itu ada seleksi lagi. Tapi satu yang lolos. Sedangkan Samara itu balik lagi untuk main ke tingkat provinsi karena sudah lolos tingkat provinsi," bebernya.

Murdi menyampaikan, Belvana saat ini tinggal menunggu waktu keberangkatan untuk menuju Jakarta untuk melakukan pemusatan atau masa karantina dan pelatihan intensif. Biasanya, kata dia, calon Paskibraka ini akan berangkat pada minggu ketiga bulan Juli.

Di sisi lain, Murdi menyampaikan bahwa dari proses seleksi Paskibra yang dilakukan tahun ini. Pihaknya mengambil sebanyak 37 orang dari sekolah swasta maupun negeri. Dari 37 tersebut, 33 terseleksi layak main di tingkat kabupaten, 3 orang di tingkat provinsi, dan 1 orang di tingkat nasional.




(nor/nor)










Hide Ads
LIVE