detikBali
Internasional

Memanas Situasi Timur Tengah hingga Putin Telepon Netanyahu-Presiden Iran

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Internasional

Memanas Situasi Timur Tengah hingga Putin Telepon Netanyahu-Presiden Iran


Rita Uli Hutapea - detikBali

Russian President Vladimir Putin holds his earpiece during a joint press conference with US President Donald Trump (out of frame) after participating in a US-Russia summit on Ukraine at Joint Base Elmendorf-Richardson in Anchorage, Alaska, on August 15, 2025. (Photo by ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Denpasar -

Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon pemimpin Israel dan Iran di tengah situasi Timur Tengah yang kian memanas. Putin menawarkan mediasi terkait aksi protes besar-besaran di Iran yang memicu kekhawatiran akan konfrontasi militer di kawasan tersebut.

Istana kepresidenan Rusia atau Kremlin menyatakan Putin telah menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Panggilan telepon itu disebut sebagai upaya meredakan ketegangan antara kedua rival tersebut.

"Situasi di kawasan tersebut sangat tegang dan presiden terus berupaya untuk memfasilitasi de-eskalasi," ungkap juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip detikNews dari kantor berita AFP, Jumat (16/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pengamat menyebut aparat keamanan Iran telah membunuh ribuan orang dalam tindakan keras terhadap protes antipemerintah di seluruh negeri. Tindakan keras itu memicu ancaman aksi militer oleh Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu utama Israel.

ADVERTISEMENT

Iran berulang kali menuduh Amerika Serikat dan Israel menghasut kerusuhan di negara mereka. Iran menuding AS telah mencoba merusak persatuan nasional republik Islam tersebut.

Diketahui, Iran dan Israel terlibat perang singkat pada Juni tahun lalu. Kala itu, Israel melancarkan serangan terhadap fasilitas militer dan nuklir Iran. AS sempat bergabung dalam serangan tersebut dan menghantam tiga situs nuklir utama Iran.

Sementara itu, Rusia adalah sekutu dekat Iran. Rusia juga telah berupaya menjalin hubungan baik dengan Israel, meskipun diwarnai ketegangan di tengah kritik Rusia terhadap serangan militer Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Netanyahu dalam percakapan dengan Kremlin mengatakan bahwa Putin telah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan upaya mediasi. Hanya saja, Kremlin tidak menjelaskan secara detail upaya yang sedang dilakukan maupun mengomentari aksi protes di Iran.

Sebelumnya, seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan bahwa pemerintah Arab Saudi, Qatar, dan Oman tengah memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran. Hal itu sebagai bentuk kekhawatiran akan dampak buruk di kawasan tersebut.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)










Hide Ads