detikBali

Pria Nusa Penida yang Hilang Saat Mancing Bareng Anaknya Ditemukan Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Pria Nusa Penida yang Hilang Saat Mancing Bareng Anaknya Ditemukan Tewas


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Tim SAR gabungan Nusa Penida mengevakuasi mayat pemancing di pelabuhan Banjar Nyuh, Nusa Penida, Sabtu (25/4/2026).
Foto: Dok. Polsek Nusa Penida
Klungkung -

Warga Nusa Penida, Klungkung, I Nyoman Rame (48), yang hilang saat memancing ikan di Pantai Klibun ditemukan tewas mengapung. Mayat korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan pada sekitar pukul 18.30 Wita, Sabtu (25/4/2026).

"Hasil identifikasi awal di RSUD Gema Santi, pihak keluarga telah memastikan bahwa jenazah tersebut benar merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang," kata Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Minggu (25/4/2026).

Awalnya, sekitar pukul 17.30 Wita, dua warga melihat sosok mayat mengapung di perairan Pantai Klibun dan melaporkan hal itu ke tim SAR unit Nusa Penida.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban diangkat ke atas kapal dan selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Banjar Nyuh. Pukul 19.00 Wita, tim tiba di pelabuhan dan jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Gema Santi Nusa Penida," jelas Kesuma.

ADVERTISEMENT

Sebelum dipulangkan, tim dokter RSUD Gema Santi melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab kematian.

Sebelumnya dijelaskan, korban diketahui pergi memancing bersama putranya I Nyoman Sugiarta (24). Ayah dan anak tersebut pergi ke tebing Pantai Klibun pada Kamis (23/4/2026).

"Mereka bermalam di sana. Pada sekitar pukul 03.00 pagi, tiba-tiba anaknya mendengar suara teriakan korban. Dan setelah dicari, korban sudah tidak ada di tempatnya," terang Kesuma.

Korban diduga terempas ombak saat sedang istirahat di tebing Pantai Klibun. Pencarian oleh warga dan kepolisian di daratan dan tim SAR Nusa Penida di lautan telah dilakukan sejak Jumat (24/4/2026) pagi. Sebelum akhirnya ditemukan mengapung tak jauh dari tempatnya terjatuh.

Kesuma Jaya mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi berbahaya. Apalagi di tengah cuaca buruk. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di area berbahaya demi keselamatan bersama," pungkasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads