detikBali

Tendangan Pinalti Koster Tandai Pembukaan Liga Kampung Soekarno Cup 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Tendangan Pinalti Koster Tandai Pembukaan Liga Kampung Soekarno Cup 2026


Rizki Setyo Samudero - detikBali

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menendang pinalti tanda simbolik Liga Kampung Soekarno Cup 2026 dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (9/5/2026). (Rizki Setyo)
Foto: Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menendang pinalti tanda simbolik Liga Kampung Soekarno Cup 2026 dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (9/5/2026). (Rizki Setyo)
Denpasar -

Liga Kampung Soekarno Cup 2026 resmi dibuka oleh Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun dan Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (9/5/2026). Kompetisi itu dibuka secara simbolik dengan tendangan pinalti Komaruddin dan Koster.

Komarudin berujar kompetisi ini merupakan ruang pembinaan karakter dan semangat bagi generasi muda yang ingin menuangkan bakatnya di olahraga sepak bola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semangat kebangsaan yang berakar pada nilai-nilai perjuangan Soekarno. Lebih dari sekadar momen, Soekarno Cup menjadi momentum menumbuhkan sportivitas, mempererat persaudaraan," kata Komarudin.

Anggota DPR RI itu menegaskan bahwa sportivitas di atas segalanya. Ajang ini juga menjadi momentum untuk membangun persaudaraan di generasi muda yang tangguh, disiplin dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

Dia melanjutkan, konsistensi kehadiran dalam setiap latihan menunjukkan bahwa kedisiplinan merupakan aksi nyata bagi generasi muda. Komarudin berharap melalui Soekarno Cup ini menjadikan pemain muda yang terus berkembang, profesional, dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

"Dan akan lahir Soekarno-Soekarno muda di bidang olahraga khusus sepak bola, melalui semangat gotong royong mari kita jadikan setiap pertandingan dan pertarungan Soekarno Cup yang sukses bermartabat dan membanggakan," jelasnya.

Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup 2026 I Wayan Adi Arnawa menjelaskan kompetisi ini akan digelar mulai 9-23 Mei 2026. Skema kompetisinya melalui dua grup dan dilanjutkan semifinal dan final.

"Saya menyampaikan bahwa agar setiap tim nantinya menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan mental juaranya," ujarnya.

Artinya, lanjut Bupati Badung itu, siapa pun yang juara harus dihormati dan bagi yang belum juara agar terus berlatih dengan serius agar ke depannya dapat menjuarai kompetisi.

Kompetisi ini diikuti oleh pemain usia 17 tahun dari setiap kabupaten/kota yang telah diseleksi di masing-masing daerah.




(nor/nor)










Hide Ads