Korea Utara (Korut) mengeklaim telah melakukan uji coba sistem peluncur rudal multiguna ringan baru dan sistem senjata rudal jelajah taktis ganda. Uji coba sistem rudal ini dipimpin langsung oleh Presiden Korut Kim Jong Un.
Dilansir dari detikNews, Kim menyebut kekuatan militer mereka kini meningkat. Menurutnya, sistem senjata utama mereka juga menunjukkan kemajuan teknologi yang besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Merupakan syarat penting bagi operasi militer kita untuk memiliki daya hancur yang cukup untuk membuat kekuatan lawan mana pun secara teoritis tidak mungkin bertahan hidup, kecuali karena keberuntungan," kata Kim, menurut laporan yang dikutip Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Laporan Korea Selatan mengatakan Korea Utara menembakkan beberapa proyektil pada Selasa (26/5/2026). Korut juga disebut meluncurkan rudal balistik di lepas pantai baratnya. Seoul mengatakan rudal-rudal tersebut terbang sekitar 80 kilometer (50 mil).
Para analis mengatakan serangkaian uji coba rudal yang dilakukan Pyongyang dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan keinginan Korut mencoba memanfaatkan terkikisnya norma-norma internasional untuk memperkuat status nuklir mereka.
"Ilmu dan teknologi pertahanan ultra-tinggi yang penting telah diperkenalkan ke dalam uji coba senjata praktis," ujar Kim setelah puas dengan hasil uji coba sistem persenjataan itu.
Sebuah foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan sebuah rudal meluncur dari peluncur bergerak dengan nyala api knalpot yang terang dan kepulan asap yang membubung di sekitar kendaraan. Foto lain menunjukkan Kim berdiri di dekat peluncur bergerak yang diapit oleh para pejabat militer.
Diketahui, Korea Utara dikenai berbagai sanksi PBB. Salah satunya melarang pengembangan senjata nuklir dan penggunaan teknologi rudal balistik. Meski begitu, pembatasan tersebut berulang kali dilanggar.
Peluncuran sistem persenjataan pada Selasa (26/5) adalah yang pertama bagi Korea Utara dalam 37 hari dan uji coba kedelapan tahun ini. Pada April lalu, Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik untuk memverifikasi karakteristik dan kekuatan hulu ledak bom tandan.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)

