Rekaman video yang memperlihatkan dugaan sesosok mayat mengapung di perairan Pantai Kuta, Badung, Bali, viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman tersebut, kamera menangkap sosok yang diduga mayat mengenakan jaket hitam mengapung dan terseret arus laut.
Terlihat sejumlah barang yang diduga milik korban, yakni mantel plastik, sepasang sandal, dan kaca mata yang ditemukan di atas batu karang lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu personel Badung Lifeguard, Wayan Krisna Widarma, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait adanya mayat mengapung di perairan Pantai Kuta pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Setelah menerima laporan tersebut, tim Badung Lifeguard langsung menuju lokasi dan meminta bantuan Polair serta tim jet ski untuk melakukan pencarian.
"Tim dari Badung Lifeguard langsung meluncur ke sana dan memohon bantuan Polair dan jet ski juga untuk melakukan pencarian," ujarnya saat ditemui detikBali di Pantai Kuta, Rabu (17/6/2026).
Menurut laporan yang diterima, lokasi penampakan mayat berada di depan Discovery Mall, tepatnya di batu pemecah ombak nomor tiga dari arah utara.
Tim Badung Lifeguard telah melakukan penyisiran dua kali, pada pagi hari sekitar 07.30 Wita dan siang hari sekitar pukul 12.00 Wita. Pencarian dilakukan sejauh kurang lebih 200 meter ke arah utara dan selatan dari titik awal penampakan. Namun, hasilnya masih nihil.
"Pencarian dari batu itu untuk ke dalamnya kira-kira 200 meter. Kita sudah memantau dan tim jet ski juga sudah ke arah selatan dan ke utara itu hampir 200 meter. Saya pribadi juga sudah dapat turun untuk mencari, hasilnya memang belum bisa kita temukan," katanya.
Krisna mengungkapkan, berdasarkan informasi dari warga, korban diduga telah terlihat berada di lokasi sejak malam hari. Korban diduga tenggelam pada dini hari dan kemungkinan baru mengapung sekitar empat hingga lima jam setelah kejadian.
"Itu kemungkinan 5 jam setelah kejadian baru dia mengapung seperti itu. Berarti perkiraan itu kejadian dini hari, ya. Karena kalau dia baru tenggelam itu sudah tidak mungkin langsung naik begitu," ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya memastikan sosok dalam video tersebut merupakan mayat. Namun, penyebab kematian korban masih belum dapat dipastikan.
"Itu sudah dipastikan itu emang mayat. Cuma kita belum tahu itu kasusnya pembunuhan atau kecelakaan di laut," imbuhnya.
Untuk sementara, Badung Lifeguard bersama pihak kepolisian masih melakukan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi. Pencarian lanjutan kemungkinan akan dilakukan pada sore hari sembari menunggu laporan dari pihak keluarga atau kerabat yang merasa kehilangan.
"Mungkin nanti sore bakal ada lagi penyisiran. Kita menunggu juga laporan dari kerabat atau keluarga mungkin, itu kita masih menunggu," tutupnya.
(hsa/nor)












































