IPS (21), seorang wisatawan wanita asal Sumatera Utara mengamuk, kemudian lari dan mengancam lompat ke laut di Pelabuhan Buyuk, Nusa Penida, Klungkung, Bali. Gara-garanya, wanita itu cekcok dengan pasangannya. Mereka beda pendapat soal jadwal kapal ke Sanur. Drama lima menit itu sempat menghebohkan wisatawan dan pedagang di area pelabuhan.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, Rabu (17/6/2026). Pihaknya mengetahui setelah warga sekitar yang diresahkan dengan drama itu melapor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beruntung personel Polsek Nusa Penida yang dipimpin Bripka I Wayan Darmawan dengan cepat mendatangi TKP. Lalu membantu menenangkan dengan berbicara dari hati ke hati, dan berhasil mengevakuasi wanita itu ke Mapolsek," jelas Kesuma Jaya, Kamis (18/6/2026).
Lebih jauh dijelaskan, drama terjun ke laut berawal saat pasangan ini hendak balik ke Denpasar. Namun, di tengah keberangkatan, muncul perdebatan soal jam keberangkatan kapal laut. Si wanita yang merasa ditinggal, emosinya meledak. Ujung-ujungnya lari ke bibir dermaga Pelabuhan Buyuk sambil mengancam nyebur.
Setelah duduk bersama di kantor polisi, akhirnya pasangan itu berbaikan. Mereka sepakat berdamai dan tidak membuat laporan apapun.
Kesuma menerangkan, tugas polisi tidak hanya mengamankan pelaku kriminal. Melainkan juga hal-hal yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat. "Syukur situasi dapat segera dikendalikan dan diselesaikan secara damai," ujarnya.
Kesuma juga mengimbau warga agar dapat menyelesaikan persoalan dengan berkomunikasi. "Kami mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Jangan ambil tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuhnya.
(hsa/iws)












































