detikBali

Lombok Timur Jadi Daerah dengan Trafik Indosat Tertinggi di Bali Nusra

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Lombok Timur Jadi Daerah dengan Trafik Indosat Tertinggi di Bali Nusra


Sui Suadnyana, Rizki Setyo - detikBali

Ilustrasi tes jaringan Indosat. (Dok. Indosat)
Foto: Ilustrasi tes jaringan Indosat. (Dok. Indosat)
Denpasar -

Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi daerah dengan trafik tertinggi di regional Bali-Nusra sepanjang periode Lebaran 2026. PT Indosat Ooredoo Hutchison mencatat trafik di Lombok Timur mencapai 70 Terabyte (TB) atau 43,7%.

Selain Lombok Timur, area Lombok Tengah dan Buleleng juga menjadi area pertumbuhan trafik data tertinggi berikutnya. Kenaikan di Lombok Tengah sebesar 32,4% dan Buleleng sebesar 22,5%.

"Peningkatan trafik yang tinggi di regional Bali Nusra menjadi salah satu bukti dari keberhasilan kami dalam menghadirkan jaringan andal di berbagai lokasi prioritas dan jalur mudik. Tentunya hal ini juga menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan pengalaman bagi pelanggan kami di regional Bali Nusra," kata Head of Circle Java Indosat, Fahd Yudhanegoro, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menyampaikan ada pola menarik dari pelanggan selama periode lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Para pelanggan paling banyak mengakses pesan instan, media sosial hingga video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi, yaitu Whatsapp, Youtube, dan Tiktok.

ADVERTISEMENT

Periode mudik dan arus balik Lebaran, jelas Desmon, merupakan ujian bagi ketangguhan jaringan. Selama periode tersebut banyak pelanggan yang memercayakan jaringan Indosat.

"Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo," jelas Desmon.

Desmond menyampaikan Indosat memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) dalam memantau trafik selama lebaran secara real time, memprediksi kepadatan potensi kepadatan, dan mengoptimalkan kapasitas.

Sistem AI Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60% lebih cepat, memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik.

"Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia." jelas Desmond.




(dpw/dpw)










Hide Ads