Liburan panjang anak-anak sekolah di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menyisakan sepekan lagi. Siswa sekolah akan memulai tahun ajaran baru pada Senin 13 Juli 2026. Namun, sejumlah toko buku di Kota Mataram mulai diserbu warga. Mereka memanfaatkan waktu untuk melengkapi keperluan sekolah anak-anaknya.
Seperti salah satu toko perlengkapan buku di Jalan Gajah Mada, Jempong, Sekarbela, Kota Mataram, pada Minggu (5/7/2026). Sejumlah warga tampak memenuhi rak-rak buku tulis, pensil warna hingga peralatan sekolah lainnya.
Annisa (33), salah satu warga Kota Mataram datang ke toko buku tersebut untuk membelikan buku tulis anaknya yang akan duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) serta sekolah menengah pertama (SMP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini lagi cari-cari buku tulis dan sampulnya, pensil, pulpen sampai kotak pensil. Mumpung lagi libur, jadi saya belikan perlengkapan alat tulis untuk anak-anak saya," katanya saat diwawancarai detikBali, Minggu (5/7/2026).
Menurut Annisa, membeli perlengkapan alat tulis sekolah jauh-jauh hari sangatlah membantu. "Mereka kan masuknya minggu depan, 13 Juli, jadi lebih baik beli perlengkapannya sekarang. Kalau belinya menjelang masuk, pasti ramai banget," ungkapnya.
Senada, Diana, warga Mataram lainnya mengaku membeli peralatan sekolah yang dekat dari rumah. Kedatangannya di toko buku tersebut untuk membeli peralatan sekolah yang masih kurang.
"Sebenarnya beberapa hari lalu sudah belanja ke Gramedia, tapi ternyata masih ada yang kurang. Jadi ke toko buku ini untuk yang kurang-kurang saja. Saya beli sampul plastik untuk buku, rautan pensil, penggaris dan satu lusin buku lagi," ujarnya.
Tak hanya di toko buku, keramaian juga nampak di pusat penjualan perlengkapan sepatu di wilayah Cakranegara, Kota Mataram. Rata-rata para orang tua mencari sepatu sekolah model velcro (perekat), slip-on (tanpa tali) atau sneakers ringan berwarna hitam.
"Saya cari sepatu slip-on buat anak, kebetulan minggu depan sudah mau masuk TK. Jadi saya cari sepatu yang aman dan nggak ribet buat anak TK," ujar Ni Wayan kepada detikBali, Minggu.
"Selain gampang dipakai, saya cari sepatu yang ringan. Kalau anak-anak nggak cocok pakai yang berat, intinya biar memudahkan saat mereka berlari," sambungnya.
Sebagai informasi, ada beberapa merek buku tulis yang tersedia di toko buku tersebut, antara lain Edu-B, Joyko, Bambo, Son, Sidu, dan masih banyak lagi. Untuk buku dengan 38-58 halaman dibanderol Rp 28 ribu sampai Rp 42 ribu. Sementara untuk jenis buku ukuran A5 dibanderol Rp 60 ribu, dan buku ukuran B5 dibanderol Rp 88 ribu.
Sedangkan untuk sepatu sekolah di sejumlah toko sepatu di Kota Mataram dibanderol mulai dari Rp 110 ribu hingga Rp 250 ribu sepasang.
(hsa/iws)

