Aksi pencurian yang dilakukan empat warga negara asing (WNA) di Jalan Kajeng, Desa Ubud, Gianyar, akhirnya terungkap. Polisi memastikan pelaku sebanyak empat orang yan merupakan WN Jepang.
Kasi Humas Polsek Ubud Ipda Ida Bagus Palguna menyampaikan para pelaku mencuri sebanyak 40 kaus dari dua toko berbeda. Namun, polisi terkendala karena para pelaku sudah pulang ke Jepang pada hari kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barang yang dicuri adalah baju kaos sebanyak 40 buah dari dua toko berbeda. Tercatat, kerugian satu pemilik toko diperkirakan Rp 3,6 juta," ungkap Palguna, Kamis (11/12/2025).
Ia menyebut identitas para pelaku belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu perkembangan dari koordinasi bersama Polres Gianyar, agen perjalanan, imigrasi, dan konsulat Jepang.
"Identitas pelaku sementara belum karena keburu pulang. Kami masih terus komunikasi dengan pihak agen, imigrasi, dan konsulat Jepang," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan tiga warga negara asing (WNA) diduga mencuri di sebuah toko di Ubud beredar luas dan viral di media sosial. Polisi kini turun tangan mengusut dan memburu tiga turis asing itu.
Rekaman itu pertama kali diunggah akun @mngdyaa dan memperlihatkan dua laki-laki berpenampilan sporty berdiri menghalangi pandangan orang lain saat seorang lelaki berbusana pantai memasukkan sejumlah baju ke dalam tas.
Setelah mengantongi barang, mereka bertukar posisi sambil berbincang dalam bahasa asing. Dalam rekaman, ketiganya beberapa kali menoleh ke arah luar toko, tempat penjaga tengah melayani pengunjung lain.
Potongan rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan waktu kejadian pada pukul 11.35 Wita, Rabu (3/12/2025). Pengunggah menyebut aksi pencurian itu terjadi di Jalan Kajeng, Desa Ubud, Kecamatan Ubud.
(nor/nor)

