detikBali

Dikira Rampok, Pria di Lombok Timur Hampir Diamuk Massa Saat Mau Beli Bakso

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dikira Rampok, Pria di Lombok Timur Hampir Diamuk Massa Saat Mau Beli Bakso


Sui Suadnyana, Sanusi Ardi W - detikBali

Pria di Desa Lenek, Lombok Timur, diamankan polisi karena nyarie diamuk massa lantaran dikira pencuri apotek, Sabtu (11/4/2026) malam. (Tangkapan layar video @Facebook)
Foto: Pria di Desa Lenek, Lombok Timur, diamankan polisi karena nyarie diamuk massa lantaran dikira pencuri apotek, Sabtu (11/4/2026) malam. (Tangkapan layar video @Facebook)
Lombok Timur -

Seorang pria di Desa Lenek, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), nyaris diamuk massa lantaran dikira merampok apotek. Padahal, pria itu hendak membeli bakso di depan apotek tersebut.

Video yang beredar di media sosial (medsos) memperlihatkan seorang pria nyaris menjadi bulan-bulanan warga di sebuah apotek Desa Lenek, Sabtu (11/4/2026) malam. Beruntung kepolisian berhasil mengamankan pria tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kepolisian Sub Sektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, membenarkan di tempat tersebut ada percobaan pencurian. Namun, terduga pelaku berhasil melarikan diri setelah tertangkap basah oleh pemilik apotek.

"Terduga pelaku yang kabur hendak membeli obat di apotek, beberapa kali memanggil penjaga namun tak kunjung keluar, melihat laci yang berisi uang terbuka dan situasi yang sepi, terduga pelaku kemudian mencoba untuk mengambil uang di dalamnya. Begitu akan mengambil uang, tangannya dipegang oleh penjaga. Kemudian, ia memberontak lalu kabur," ucap Yogi, Minggu (12/04/2026).

ADVERTISEMENT

Ketika terduga pelaku melarikan diri, tiba-tiba ada pria asing yang duduk dekat apotek yang dicurigai sebagai komplotan terduga pelaku. Namun, ternyata pria tersebut hendak membeli bakso.

"Terduga pelaku yang mencoba mencuri kabur entah kemana. Warga mengira pria yang duduk itu merupakan rekan terduga pelaku yang kabur, ternyata dia saat itu menunggu bakso itu, kebetulan di lokasi itu memang ada yang jual bakso," terang Yogi.

Beruntung polisi dapat mengamankan pelaku dari amukan massa. Pria itu kemudian dibawa ke Polres Lombok Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami tetap periksa untuk memastikan. Tetapi kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk bijak bermedia sosial agar tidak menimbulkan kepanikan dan pencemaran nama baik seseorang yang belum pasti kebenaranya," imbuh Yogi.

Yogi juga memastikan dari peristiwa tersebut tidak ada barang yang berhasil dibawa kabur, baik itu uang tunai maupun obat-obatan. "Dipastikan tidak ada kerugian yang ditimbulkan," tutup Yogi.




(hsa/hsa)










Hide Ads