detikBali

Tata Pasar Ikan, Pemkot Mataram Bakal Pindahkan Tempat Jualan 36 Pedagang

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Tata Pasar Ikan, Pemkot Mataram Bakal Pindahkan Tempat Jualan 36 Pedagang


Sui Suadnyana, Nathea Citra - detikBali

Ikan laut menjadi salah satu komoditas yang memberi andil inflasi NTB pada Januari 2026.
Foto: Pedagang ikan di Mataram. (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Dinas Perikanan Mataram resmi menata para pedagang ikan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Tercatat ada 36 pedagang resmi yang bakal dipindahkan ke Kompleks Kampung Nelayan Bintaro pekan ini.

"Mereka harus segera pindah karena (lahan sekarang) itu lahan TPS. Dan kebetulan sudah direncanakan untuk pasar ikan ini dipindahkan ke kawasan Bintaro tersebut," kata Kepala Dinas Perikanan Mataram, Bachtiar Yulianto, saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bachtiar mengungkapkan operasional pasar ikan di Pasar Ikan Kompleks Nelayan Bintaro cukup singkat, yakni dari pukul 5 hingga 7 pagi. Dinas Perikanan Mataram sudah menyiapkan air bersih dan listrik untuk pedagang berjualan.

"Air bersih, listrik sudah ada. Untuk sanitasinya sementara pakai saluran dahulu karena darurat, pasarnya belum selesai," ujar Bachtiar.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, untuk menunjang kenyamanan pedagang ikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 900 juta untuk pembangunan atap lapak. Dana ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

"Untuk pembangunan atap sekitar Rp 900 juta. Ini hanya untuk lapak-lapak saja, sementara yang di tengah belum. Kami sesuaikan dengan jumlah anggaran," jelas Bachtiar.

Jika mendapatkan alokasi anggaran tambahan, Dinas Perikanan Mataram berkomitmen akan menuntaskan seluruh penataan atap pasar secara menyeluruh serta membenahi sistem sanitasi permanen agar pedagang dapat berjualan dengan lebih nyaman dan higienis.




(hsa/hsa)










Hide Ads