Rencana pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai berjalan. Markas Kodam tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 39 hektare di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 161/Wira Sakti Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam mengatakan proses pembentukan Kodam baru saat ini terus berjalan. Selain lahan yang telah disiapkan, struktur organisasi juga sedang disusun.
"Rencana pembangunan Kodam baru di NTT sudah dimulai. Jadi kita kemungkinan di tahun ini targetnya kita sudah akan resmikan Kodam baru di sini," kata Kolonel Albertus, Rabu (24/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, operasional Kodam baru diharapkan dapat dimulai pada Agustus hingga September 2026 meski infrastruktur pendukung masih dibangun secara bertahap.
"Sambil menunggu infrastruktur Kodam itu, ada sendiri," kata Albertus.
Dengan terbentuknya Kodam baru, wilayah NTT nantinya akan terpisah dari Kodam IX/Udayana yang berkedudukan di Bali. Pangdam NTT akan berkedudukan di Kota Kupang.
"Jadi kita akan terpisah dari Kodam IX/Udayana di Bali. Nanti Pangdam akan berkedudukan di Kupang," ujarnya.
Nama Kodam Diusulkan Sobe Sonbay
Albertus menjelaskan lokasi markas Kodam telah ditetapkan di Naioni dan lahan seluas 39 hektare tersebut siap digunakan.
"Lokasinya di Naioni, sudah ada dan siap kurang lebih 39 hektare," tegasnya.
Untuk nama Kodam, kata dia, diusulkan menggunakan nama pahlawan lokal, yakni Kodam Sobe Sonbay. Sementara itu, nomor registrasi Kodam masih menunggu penetapan saat operasional resmi dimulai.
"Rencananya nama Kodam Sobe Sonbay, kita ambil dari pahlawan di sini, tapi untuk registrasi nomornya Kodam berapa, belum itu nanti pada saat penetapan operasional kodam itu baru ada nama lengkapnya nanti," jelasnya.
Kehadiran Kodam baru di NTT diharapkan membuat peran TNI semakin fokus membantu Pemerintah Provinsi NTT dalam mengatasi berbagai persoalan masyarakat.
"Diharapkan dengan adanya Kodam di sini agar bisa lebih fokus lagi, membantu Pemprov NTT untuk mengatasi kesulitan rakyat yang ada di NTT," kata Albertus.
Selain itu, TNI juga diharapkan dapat memaksimalkan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menjalankan program pemerintah pusat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.
Dari sisi pertahanan dan keamanan, keberadaan Kodam baru juga dinilai akan membuat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste menjadi lebih fokus.
"Dalam segi keamanan kita juga bisa lebih fokus dalam menjaga wilayah perbatasan yang berbatasan dengan Timor Leste," pungkasnya.
(dpw/dpw)

