Petaka menimpa pemain Timnas Iran, Mehdi Torabi. Visa masuk Amerika Serikat (AS) miliknya habis setelah laga pertama Piala Dunia 2026. Akibatnya, Torabi terancam tidak bisa kembali masuk ke AS untuk menjalani pertandingan berikutnya.
Mehdi Torabi merupakan gelandang Timnas Iran. Dia hanya menjadi pemain cadangan saat Iran menghadapi Selandia Baru pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6).
Dilansir detikSport, visa kunjungan ke AS milik Torabi habis setelah pertandingan tersebut. Kondisi itu membuat Torabi tidak bisa kembali masuk ke wilayah AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah ini menjadi pukulan bagi Iran karena seluruh pertandingan mereka di fase grup digelar di AS. Pada dua laga tersisa, Iran akan menghadapi Belgia pada 22 Juni di Los Angeles Stadium dan Mesir pada 27 Juni di Seattle Stadium.
Tak hanya Torabi, para pemain dan seluruh staf Timnas Iran juga tidak diizinkan menetap di AS selama turnamen berlangsung. Mereka harus bolak-balik dari Meksiko dengan Tijuana sebagai basis tim.
Pemerintah AS tidak mengizinkan para pemain Iran dan stafnya menetap di wilayah Negeri Paman Sam. Kebijakan itu berkaitan dengan hubungan geopolitik kedua negara yang sempat memanas akibat perang, meski kini telah mencapai kesepakatan damai.
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) saat ini masih berupaya mendapatkan visa baru untuk Torabi. Kehadiran sang gelandang dinilai penting bagi kebutuhan tim.
Iran juga diperkirakan kesulitan mendatangkan pemain pengganti. Pasalnya, Torabi diketahui hanya memperoleh izin satu kali masuk ke AS melalui visa yang dimilikinya.
"Ini bukan kompetisi yang adil," ujar striker Iran, Mehdi Taremi, terkait permasalahan visa yang dihadapi timnasnya.
(dpw/dpw)












































