Negara debutan Cape Verde, menciptakan kejutan dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, di babak ini, Cape Verde langsung menantang salah satu tim favorit sekaligus juara bertahan Argentina. Pelatih Cape Verde Pedro Brito alias Bubista bangga akan melawan tim sebesar Argentina.
Dilansir detikSport, Cape Verde finis di peringkat kedua Grup H Piala Dunia 2026 tanpa pernah kalah. Negara Afrika yang berada di Samudera Atlantik itu mengumpulkan tiga poin dari tiga laga, lewat hasil-hasil imbang terus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cape Verde mampu mengimbangi Spanyol 0-0, Uruguay 2-2, dan terakhir Arab Saudi 0-0 pada Sabtu (27/6). Laga Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar bakal digelar di Miami Stadium, Sabtu (4/7) pukul 05.00 WIB atau 06.00 Wita.
Di atas kertas, Argentina tentu jadi unggulan. Meski begitu, Cape Verde yang sudah jauh melangkah akan main tanpa beban.
"Pertama-tama, kami bangga akan menghadapi Argentina nanti," ujar Bubista.
"Argentina punya banyak pemain top, terutama Messi yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa. Kami juga punya koneksi dengan Argentina, karena banyak masyarakat kami yang merantau ke sana," tambahnya.
"Kami adalah negara kecil, tapi kami akan terus berjuang. Tidak ada yang mustahil," tegasnya.
Bubista menegaskan Cape Verde tidak berharap pada keberuntungan. Semua pemain dan staf timnas bekerja keras dan maksimal. "Kami menunjukkan kepada dunia, bahwa kami tidak perlu takut. Sekarang kami masuk babak gugur, ini luar biasa untuk rakyat kami," katanya.
"Saya sudah pernah bilang, Cape Verde suatu saat akan mencuri panggung dunia. Tim memberikan segalanya, menunjukkan kekuatan dan kedisiplinan mereka. Ketika semua bersatu, hasilnya bisa kami dapatkan seperti sekarang ini," tutupnya.
Artikel ini sudah tayang di detikSport, baca selengkapnya di sini!
(hsa/nor)

