- Doa untuk Orang Sakit: Arab, Latin dan Arti 1. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Pertama 2. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kedua 3. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Ketiga 4. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Keempat 5. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kelima 6. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Keenam 7. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Ketujuh 8. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kedelapan
- Benarkah Sakit Jadi Penggugur Dosa?
- Adab Menjenguk Orang Sakit
Doa menjenguk orang sakit bisa diamalkan muslim untuk memohon kesembuhan. Nabi Muhammad SAW bahkan mengatakan menjenguk orang sakit termasuk salah satu hak muslim.
Beliau bersabda:
"Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin." (HR Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut buku Samudra Keteladanan Muhammad oleh Nurul H Maarif, Nabi Muhammad SAW dalam hadits yang diriwayatkan At Tirmidzi, Ibn Majah, dan Ahmad bin Hanbal mengibaratkan orang yang menjenguk orang sakit sedang berjalan sambil memetik buah-buahan di surga lalu duduk dan rahmat Allah SWT diturunkan dengan deras.
Bila menjenguknya di pagi hari, maka 70 ribu malaikat mendoakannya supaya ia mendapatkan rahmat hingga waktu sore. Bila menjenguknya sore hari, maka 70 ribu malaikat mendoakannya agar ia mendapatkan rahmat hingga pagi harinya.
Rasulullah SAW juga bersabda, "Orang-orang yang menjenguk orang sakit akan berada di kebun-kebun surga sampai ia pulang." (HR Muslim)
Doa untuk Orang Sakit: Arab, Latin dan Arti
Dinukil dari buku Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan oleh Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil dan kitab Al-Adzkar Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha, berikut beberapa doa untuk orang sakit yang bisa diamalkan muslim.
1. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Pertama
امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ
Imsahil ba'sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā'u. Lā kāsyifa lahū illā anta.
Artinya: "Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau."
2. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kedua
أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ
As'alullāhal azhīma rabbal 'arsyil 'azhīmi an yassfiyaka.
Artinya: "Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu."
3. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Ketiga
اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا
Allāhummasyfi Sa'dan. Allāhummasyfi Sa'dan. Allāhummasyfi Sa'dan.
Artinya: "Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad."
Muslim bisa mengganti nama Sa'ad dengan nama orang yang sedang menderita sakit.
4. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Keempat
لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ
Lā ba'sa thahūrun insyā'allāhu.
Artinya: "(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah,"
5. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kelima
شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ
Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa 'āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.
Artinya: "Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia."
6. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Keenam
بِسْمِ اللهِ أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَ أَحَاذِرُ
Bismillaah (3 kali), a'uudzu bi 'izzatillaahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7 kali)
Artinya: "Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan yang menimpaku dan yang aku takuti." (HR Muslim)
7. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Ketujuh
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءٌ لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma rabbannaasi adzhibil ba'sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa'a ilaa syifaa'uka laa yughadiru saqaman
Artinya: "Ya Allah, Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit, sembuhkanlah, Engkau-lah Dzat Yang Menyembuhkan. Tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit."
8. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kedelapan
بِاسْمِ اللهِ، أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ مِنْ شَرِ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيْكَ
Bismillahi arqika min kulli syai'in yu'dzika min syarri kulli nafsin aw ainin haasidin, Allahu yasyfika bismillahi arqika
Artinya: "Dengan Nama Allah, aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dan dari keburukan segala jiwa atau mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan Nama Allah aku meruqyahmu."
Benarkah Sakit Jadi Penggugur Dosa?
Dinukil dari buku Bimbingan Orang Sakit oleh Saiful Hadi El Sutha, muslim yang sakit sebaiknya introspeksi diri, bertobat, berdoa, dan terus berikhtiar agar sembuh. Dengan begitu, sakit yang dialami bisa menjadi berkah dan rahmat.
Selain itu, pada sebuah hadits disebutkan sakit jadi penggugur dosa. Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah berupa sakit atau lainnya, melainkan Allah akan menggugurkan dosa-dosanya dengan sakitnya itu, sebagaimana sebatang pohon yang menggugurkan daun-daunnya." (HR Bukhari dan Muslim)
Kemudian dalam riwayat lain dikatakan sakit jadi ladang pahala. Berikut haditsnya:
"Apabila seorang hamba mengalami sakit atau sedang dalam perjalanan, maka akan dicatat baginya pahala perbuatannya seperti pahala perbuatan yang dilakukannya ketika tidak bepergian atau tidak sakit." (HR Bukhari)
Adab Menjenguk Orang Sakit
Disebutkan dalam buku Adab Muslim Sehari Semalam oleh Al Qismul Ilmi Bi Madaril Al Wathan terjemahan Imam Abu Wafa, berikut beberapa adab menjenguk orang sakit.
- Jangan berlama-lama duduk di samping orang sakit
- Pilih waktu yang tepat untuk menjenguk agar tidak membebani orang sakit
- Menanyakan keadaan orang sakit
- Mendoakan kesembuhan orang sakit
- Memberi semangat kepada orang yang sakit
(aeb/kri)

Komentar Terbanyak
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina
Dukung MBG, Muhammadiyah Dorong Penguatan Tata Kelola
PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026