Penerapan Makkah Route Hilangkan Antrean Imigrasi Jemaah Haji di Madinah

Kabar Haji Bersama Promag Herbal

Penerapan Makkah Route Hilangkan Antrean Imigrasi Jemaah Haji di Madinah

Tri Aljumanto - detikHikmah
Jumat, 24 Apr 2026 10:30 WIB
Arus kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang I di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Aziz, Madinah
Arus kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang I di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Aziz, Madinah. Foto: Dok MCH 2026
Jakarta -

Penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M menjadi titik penting peningkatan efisiensi layanan bagi jemaah Indonesia. Melalui skema Makkah Route, tahapan keimigrasian yang biasanya memakan waktu kini diselesaikan sebelum keberangkatan.

Sejak mulai diterapkan pada Rabu (22/4/2026), ribuan jemaah dari empat embarkasi utama-Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar-diberangkatkan ke Madinah dengan sistem baru. Berbeda dari prosedur sebelumnya, jemaah kini memperoleh layanan cepat yang memangkas proses administratif setibanya di Arab Saudi.

Berdasarkan rilis Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) yang diterima BeritaKlik pada Kamis (23/4), penerapan skema Makkah Route memberikan revolusi pada layanan haji 2026 terutama dalam hal:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Efisiensi waktu
  • Optimalisasi kegiatan ibadah
  • Komitmen layanan yang humanis
  • Sinergi lintas negara

Skema Makkah Route menggabungkan seluruh proses administrasi di bandara asal, mulai dari perekaman biometrik, verifikasi visa elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga pengesahan imigrasi Arab Saudi.

Dampaknya signifikan. Saat tiba di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, jemaah dapat langsung menuju bus tanpa pemeriksaan paspor ulang. Bahkan, penanganan bagasi dilakukan oleh petugas yang langsung mengantarkan koper ke hotel, sehingga jemaah tidak perlu repot mengurusnya sendiri.

ADVERTISEMENT

Dalam hal layanan, Kemenhaj berkomitmen memberikan layanan yang humanis kepada seluruh jemaah. Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih nyaman dan berorientasi pada jemaah.

Ia menekankan bahwa sistem terintegrasi ini menghilangkan proses berulang, sehingga jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

"Kami ingin memastikan setiap jemaah mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih baik dan tertib. Dengan sistem terintegrasi ini, jemaah tidak lagi dibebani proses berulang setibanya di Arab Saudi. Fokus mereka hanya satu, ibadah," tegas pria yang akrab disapa Gus Irfan ini di Jakarta, Kamis (23/4).

Lebih lanjut, Kemenhaj menjelaskan bahwa program Makkah Route ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi, termasuk Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Kesehatan Kerajaan Saudi.

Sejak diperkenalkan pada 2017, Makkah Route telah melayani jutaan jemaah dari berbagai negara dan menjadi acuan dalam peningkatan kualitas layanan haji secara global.

Kemenhaj menilai Makkah Route bukan sekadar inovasi teknis, melainkan wujud nyata komitmen negara dalam memastikan kenyamanan, keamanan, dan kepastian bagi jemaah haji Indonesia.




(inf/inf)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

376 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads