Izin masuk Raudhah kini tak bisa dilakukan kolektif dengan trasreh oleh pihak travel umrah. Berdasarkan aturan terbaru, jemaah wajib melakukan pendaftaran mandiri lewat aplikasi Nusuk.
Ketua Bidang Umrah Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Ahmad Barakwan mengatakan aturan ini berlaku mulai musim haji 1448 H. Dia menyebut menu pengurusan tasreh Raudhah di sistem muassasah--lembaga resmi yang mengurus layanan izin masuk Raudhah--tidak bisa digunakan.
"Untuk saat ini, di musim ini menu tersebut di sistemnya muassasah ada, tapi tidak bisa digunakan menunya. Jadi jalan keluarnya sekarang diharap untuk mendaftar masing-masing jemaah. Saudi sudah minta itu dari HPnya jemaah masing-masing," kata Ahmad saat dihubungi, Kamis (2/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad mengatakan, pendaftaran izin masuk Raudhah dilakukan masing-masing jemaah setelah visa keluar. Meski demikian, pihak travel tetap bisa membantu pengurusan izin tersebut.
"Cara pertama jemaah mendaftar masing-masing dari akun Nusuknya setelah visa keluar. Yang kedua, travel bisa memfasilitasi, mendaftarkan mandiri dengan akun yang dibuat travel tapi untuk atas nama jemaah," jelasnya.
Sebelumnya, penerbitan izin masuk Raudhah dibantu oleh pihak travel melalui koordinasi dengan muassasah setempat. Namun, saat ini, menu pada sistem muassasah tidak bisa digunakan.
Para travel umrah juga telah mengumumkan aturan baru ini lewat media sosialnya. Travel mengatakan kini akses masuk Raudhah hanya bisa dilakukan satu pintu lewat jalur resmi Nusuk.
Nusuk adalah platform resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang melayani berbagai kebutuhan ibadah jemaah selama di Tanah Suci, terutama kunjungan ke tempat-tempat penting seperti Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah.
Cara Daftar Izin Masuk Raudhah Lewat Nusuk
- Kunjungi aplikasi PlayStore atau AppStore, lalu pilih Install (download). Setelah pengunduhan selesai, buka aplikasi tersebut
- Setelah masuk halaman utama, aplikasi akan meminta izin untuk akses lokasi dan kalender
- Secara default aplikasi ini akan menggunakan bahasa Arab, namun ada pilihan bahasa Inggris bagi yang tidak fasih berbahasa Arab. Akan tampil pilihan 'Login' dan 'New User'. Jika baru pertama kali menggunakannya, pilih 'New User'
- Masuk ke pengisian data, pilih opsi paling kanan atas sebagai 'Visitor'
- Selanjutnya isi nomor visa, paspor, kebangsaan, nomor telepon, email dan password akun Nusuk
- Jika sudah lengkap, centang semua pernyataan di bawahnya, dan nyalakan tombol jika jamaah membutuhkan pendampingan khusus (Special Assistance), lalu pilih 'Register'
- Sistem kemudian akan mengirim empat nomor pin via email sebagai aktivasi aplikasi Nusuk. Jadi, pastikan email yang diberikan adalah alamat email aktif
- Setelah berhasil, saat kita akan log in ke aplikasi, sistem kembali mengirim kode verifikasi via email
- Setelah selesai di menu utama, ada pilihan aktivitas. Pilih menu ke Raudhah sesuai dengan jenis kelamin perempuan dan laki-laki
- Akan muncul pilihan lagi untuk menentukan tanggal dan jam berkunjung
- Jika sudah, aplikasi akan mengirim jadwal kunjungan sesuai pilihan
(kri/lus)

Komentar Terbanyak
Kemenag Tanggapi Hoaks Bolehkan Korupsi Asal Sesuai Syariat
MUI Minta Koruptor Dihukum Mati, Jangan Berlindung di Balik HAM
1.000 Hari Genosida Israel di Gaza: 1.047 Masjid Hancur, 312 Imam Tewas